Rabu, 09 Oktober 2019

Mengadakan Kunjungan, BIAMC Berharap Dapat Bekerja Sama dengan PERADI

Melalui kunjungan ini, Founding Chair (CEO) BIAMC, Naz Juman Gulinazaer berharap dapat bekerja sama dengan PERADI.
CT-CAT

Bali International Arbitration & Mediation Center (BIAMC) mengadakan kunjungan ke Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) pada Selasa, 8 Oktober lalu. Dalam kesempatan tersebut, hadir Founding Chair/CEO BIAMC, Naz Juman Gulinazaer; Academic Director, Dr. Harald Sippel, MBA, FCIArb; dan Public Relation Manager, Rosa Cahyaningsih.

 

Bertempat di Sekretariat Nasional DPN PERADI, Grand Slipi Tower lantai 11, Jakarta Barat, dari perwakilan PERADI, kunjungan ini diterima oleh Sekretaris Jenderal, Thomas E. Tampubolon, S.H., M.H.; Ketua Bidang Pengangkatan Advokat, Irwan Hadiwinata, S.H., S.PN., M.H.; dan Anggota Bidang Pembelaan Profesi, Justiartha Hadiwinata, S.H.

 

Naz Juman Gulinazaer menyampaikan apresiasi dan penghormatan untuk prestasi kerja dan kegiatan PERADI. Ia mengungkapkan, sebagai sebuah organisasi, jumlah anggota yang besar dan profesional menjadikan PERADI mampu berkembang secara pesat. Ia pun berharap, BIAMC dapat bekerja sama dengan PERADI.

 

Kedatangan dan keinginan untuk bekerja sama ini disambut baik oleh PERADI. Sebagai perwakilan, Sekjen PERADI, Thomas Tampubolon berharap, kerja sama ini dapat saling memberikan manfaat dan pengalaman dengan tujuan meningkatkan kredibilitas advokat anggota PERADI di bawah kepempimpinan Ketua Umum, Prof. Dr. Fauzie Yusuf Hasibuan.

 

Artikel ini merupakan kerja sama antara Hukumonline dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI).

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua