Senin, 28 October 2019

Ab Massier dan Cerita tentang Bahasa Hukum Indonesia yang Terabaikan

Saya tertarik pada fakta bahwa teks-teks ini sekilas tampak diterjemahkan secara harfiah dari teks aslinya yang berbahasa Belanda,” ujar Ab saat diwawancara hukumonline. Ia melihat bahwa bahasa yang digunakan terlihat sangat berbeda dari Bahasa Indonesia yang umum. Ab bisa membedakannya dengan kapasitasnya sebagai linguis bergelar Master untuk Indonesian Languages and Cultures di Leiden University.

Penelusuran Ab membawanya pada kenyataan lain bahwa berbagai istilah hukum di kalangan yuris Indonesia kerap berbeda satu sama lain. Rupanya itu semua dipengaruhi oleh ilmu hukum di Indonesia yang ‘diimpor’ langsung dengan bahasa Belanda sejak awal diajarkan. Bahasa Indonesia belum mencapai tingkat kematangan yang memadai untuk menampung berbagai ilmu pengetahuan hukum berbahasa Belanda sebelum masa kemerdekaan.

Sayangnya, kendala keterbatasan bahasa ini tak segera diatasi ketika memasuki masa kemerdekaan. Ab melihat ada perdebatan yang kerap tidak produktif di kalangan ahli hukum Indonesia akibat kebiasaan berbahasa yang rumit. Terutama disebabkan kesadaran yang rendah mengenai persoalan bahasa hukum.

Ia membandingkan dengan pengalaman Belanda yang juga mengadaptasi hukum dari Prancis. Sementara itu Indonesia mengadaptasi hukum peninggalan pemerintah kolonial Belanda. Bedanya, bahasa hukum Belanda tidak menghadapi masalah seperti yang terjadi pada bahasa hukum Indonesia di kalangan profesi hukum Indonesia.Alasan utama perbedaan ini menurut saya karena produk hukum yang kami ‘impor’ telah dipahami dan ditulis dalam Bahasa Belanda sejak awal,” katanya kepada hukumonline.

Kesadaran yang rendah soal permasalahan berbahasa di bidang hukum oleh yuris Indonesia ini dilihat Ab tak kunjung meningkat saat memasuki tahun 2000. Termasuk dalam penyerapan berbagai terminologi hukum asing ke dalam hukum Indonesia. Apalagi sampai menyusun standardisasi istilah dengan kamus hukum besar sebagai acuan bersama para yuris.

Belum tampak pola serta penafsiran konsisten untuk berbagai istilah hukum baik yang lama maupun baru. Tentu saja kondisi itu berpengaruh dalam pengembangan hukum Indonesia di era interaksi global yang makin tanpa batas.

Punya Hubungan dengan Indonesia

Ketika ditanya hukumonline alasan ketertarikannya pada Indonesia, ia merasa memiliki hubungan khusus. Kakek dan nenek Ab bekerja di Indonesia sebagai pengawas lahan di Kadaster pada masa kolonial Hindia-Belanda. Ayahnya pun lahir di Pontianak, Kalimantan Barat tepat satu dekade sebelum Indonesia merdeka.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua