Selasa, 05 November 2019

21 Calon Hakim Tingkat MA Bakal Jalani Seleksi Wawancara

CHA dari jalur hakim karier mendominasi yang lolos ke tahap seleksi wawancara.
Aida Mardatillah
Komisioner KY Bidang Rekrutmen Hakim Aidul Fitriciada Azhari saat mengumumkan hasil seleksi calon hakim tingkat MA di Gedung KY Jakarta, Selasa (5/11). Foto: AID

Komisi Yudisial (KY) mengumumkan nama-nama calon hakim pada Mahkamah Agung (MA) yang lulus seleksi tahap ketiga, seleksi kesehatan dan kepribadian. Rinciannya, 13 orang calon hakim agung (CHA); 4 orang calon hakim ad hoc tindak pidana korupsi (tipikor); dan 4 orang calon hakim ad hoc hubungan industrial. Para calon hakim tingkat MA ini akan menjalani seleksi wawancara terbuka pada 12-18 November 2019.

 

Komisioner KY Bidang Rekrutmen Hakim Aidul Fitriciada Azhari mengatakan para calon hakim agung tersebut akan mengikuti seleksi wawancara pada Selasa-Kamis, 12-14 November 2019 di Gedung KY, Jakarta. Untuk calon hakim ad hoc tipikor wawancara dilakukan padal 15 November 2019; dan calon hakim ad hoc hubungan industrial pada 18 November 2019.

 

“Dalam wawancara ini CHA akan digali lebih mendalam mengenai visi, misi, dan komitmen, Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH), filsafat hukum dan teori hukum, wawasan pengetahuan peradilan dan perkembangan hukum, serta penguasaan hukum materiil dan formil,” kata Aidul di Gedung KY Jakarta, Selasa (5/11/2019). Baca Juga: Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc MA Jalani Seleksi Kualitas

 

Dia memaparkan dari 13 CHA berasal dari jalur karier sebanyak 12 orang dan jalur nonkarier sebanyak 1 orang. Berdasarkan jenis kamar yang dipilih, 2 orang dari kamar Agama; 4 orang dari kamar Perdata; 2 orang dari kamar Pidana; 3 orang dari kamar Militer; dan 2 orang dari kamar Tata Usaha Negara, khusus hakim pajak.

 

Berdasarkan jenis kelamin, kata Aidul, sebanyak 11 orang CHA merupakan laki-laki dan hanya 2 orang perempuan. Dilihat dari profesi CHA yang lulus seleksi kesehatan dan kepribadian, 10 orang berprofesi hakim; 1 orang berprofesi akademisi; dan 2 orang berprofesi hakim pajak. Berdasarkan kategori pendidikan, sebanyak 7 orang bergelar doktor dan 6 orang lainnnya bergelar magister.

 

Sekadar informasi, seleksi CHA ini untuk mengisi 8 orang hakim agung. Rinciannya, 3 orang untuk kamar Pidana; 1 orang untuk kamar Agama; 2 orang untuk kamar Militer; 4 orang untuk kamar Perdata; dan 1 orang untuk kamar Tata Usaha Negara, khusus pajak.

 

Sementara 4 orang calon hakim ad hoc tipikor di MA dan 4 orang calon hakim ad hoc hubungan industrial di MA dari unsur Apindo dan SP/SB. Berdasarkan jenis kelamin sebanyak 4 orang calon hakim ad hoc hubungan industrial merupakan laki-laki dan 3 orang calon hakim ad hoc tipikor merupakan laki-laki dan 1 orang perempuan.

 

Berdasarkan kategori pendidikan, sebanyak 3 orang bergelar doktor dan 1 orang lainnya bergelar magister untuk calon hakim ad hoc tipikor di MA. Sementara latar belakang pendidikan calon hakim ad hoc hubungan industrial di MA bergelar doktor sebanyak 1 orang dan bergelar magister sebanyak 3 orang. Kebutuhan untuk hakim ad hoc pada MA berjumlah sembilan orang. Rinciannya, 3 hakim ad hoc tipikor dan 6 hakim ad hoc hubungan industrial di MA.

 

Hakim karier mendominasi

Aidul mengakui CHA dari jalur hakim karier mendominasi yang lolos ke tahap seleksi wawancara terbuka. “Hasil seleksi seleksi CHA tahun ini memang lebih banyak hakim karier. Mungkin ini bisa berubah-ubah di tahun berikutnya. Hasilnya, tahun ini lebih banyak karier daripada nonkarier. Hasil ini sudah berdasarkan assesment center,” lanjut Aidul.

 

Ia menerangkan dalam assesment center, para calon hakim itu diuji kompetensinya. “Dalam assement center ini, hakim nonkarier banyak yang belum memahami teknis yudisial di MA. Berbeda dengan hakim di pengadilan banding dan tingkat pertama. Jika, di MA hakin memeriksa judex jurist-nya, jika di pengadilan tingkat pertama hakim memeriksa judex factie-nya,” ujarnya.

 

Ia pun menjelaskan bahwa tes kepribadian ini bukan semata-mata intelegensi dan aspek psikologisnya saja. Tetapi juga mengukur tes wawasan global dan kenegaraanya serta aspek kepemimpinannya hakim membuat keputusan dan melakukan kerja sama dengan hakim agung lainnya.

 

Dia mencontohkan tes kepribadian integritasi diri. Misaalnya, jika ia mampu menjaga integritasnya untuk dirinya sendiri nilainya 1 dan jika dia mampu menjaga integritasnya serta mampu mengajak orang lain, maka nilainya 2. “Tes kepribadian tidak hanya dilihat dari aspek psikologisnya saja,” katanya.

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua