Rabu, 06 November 2019

Kongres Internasional Notaris ke-29: Mengupas Keberadaan Jabatan Notaris Oleh: Prita Miranti Suyudi*)

​​​​​​​Baik dari segi civil law, digitalisasi dan revolusi industri 4.0.
RED
Prita Miranti Suyudi. Foto: Istimewa

Sistem hukum di dunia, terbagi ke dalam dua sistem utama: common-law dan civil-law, dan sebagian kecil lainnya ke dalam sistem hukum agama dan campuran. Sebagaimana dapat dilihat dari peta sistem hukum dunia di bawah ini, jika dilihat dari jumlah negara, sistem civil-law adalah sistem yang paling banyak dianut.

 

Sumber: http://i.imgur.com/zz7sVXf.png

 

Pada kedua sistem hukum tersebut, jabatan dan kewenangan notaris berbeda. Notaris civil-law atau notaris latin adalah pejabat di bidang hukum perdata yang diberikan kewenangan oleh negara untuk membuat dan mengeluarkan akta  autentik termasuk memberikan penjelasan hukum kepada para pihak yang berkepentingan; suatu kewenangan yang tidak dimiliki oleh notaris di negara common-law.

 

Notaris civil-law bergelar sarjana hukum dan harus melalui serangkaian pendidikan dan ujian tambahan untuk dapat menjalankan jabatannya. Kualifikasi pendidikan notaris civil-law serupa dengan advokat, kecuali di bidang litigasi, beracara dan hukum pembuktian.

 

Sedangkan, kewenangan notaris common-law adalah menerima dan mencatat pernyataan, mengetahui tandatangan, menyertifikasi salinan, yang semuanya digunakan untuk mendukung administratif proses hukum lainnya, dan bukan akta autentik dengan sendirinya.

 

Meski berbeda, kedua sistem kenotariatan ini seringkali diperbandingkan. Lalu jika memang berbeda, apa yang menyebabkan adanya pembandingan antara kedua sistem kenotariatan tersebut?

 

Di negara civil-law, jabatan notaris dan akta autentik notaris diatur secara ketat di dalam undang-undang. Oleh sebab itu, notaris civil-law adalah pejabat publik yang pengangkatan, pelaksanaan jabatan, kewenangan dan bentuk akta autentiknya harus mengikuti persyaratan dan ketentuan tertentu dalam rangka menjaga autentisitas akta notaris sebagai sebuah instrumen hukum.

 

Karenanya, perubahan dan adaptasi teknologi di bidang kenotariatan civil-law tidak secepat yang dinginkan dan dibutuhkan oleh perkembangan zaman. Perubahan pada pelaksanaan wewenang dan bentuk akta notaris, berarti perubahan pada undang-undang. Kemampuan dan kecepatan beradaptasi inilah yang selama ini dijadikan pembanding utama antara kenotariatan civil-law dan common-law.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua