Rabu, 06 November 2019

Kongres Internasional Notaris ke-29: Mengupas Keberadaan Jabatan Notaris Oleh: Prita Miranti Suyudi*)

 


  1. Aspek Kepastian Hukum dalam Berusaha di Era Revolusi Industri 4.0

Perkembangan teknologi yang begitu pesat telah mengubah dunia menjadi praktik yang penuh otomatisasi dan digitalisasi pada taraf yang tidak pernah kita alami sebelumnya. Dunia kini banyak membicarakan tentang dimulainya Revolusi Industri 4.0. Semua perubahan, pasti membawa dua hal: tantangan dan peluang. Sangat bijak apabila kita dapat memahami apa sebenarnya perubahan yang dibawa oleh Revolusi Industri 4.0 dan apa dampaknya bagi profesi, praktisi dan pejabat di bidang hukum.

 

Sukses dari Kongres Internasional ke-29 tidak hanya menjadi capaian bagi INI saja. Kita harus memahami bahwa kongres ini adalah kongres milik kita semua, notaris-notaris civil-law. Hal terpenting dari penyelenggaraan kongres ini adalah terbangunnya komunikasi dan kerjasama di antara negara anggota UINL. Kerjasama internasional adalah sebuah keniscayaan, karena tidak ada permasalahan yang dapat diselesaikan sendiri oleh sebuah notariat.

 

Desain grafis: [email protected]

 

Pentingnya kerjasama antar negara selalu disampaikan dalam berbagai kesempatan pada pertemuan UINL, sebagaimana terakhir disampaikan dalam pidato Presiden Meksiko, Andrés Manuel López Obrador yang dibacakan pada rapat UINL di Veracruz, Meksiko pada bulan Mei 2019: “Notaris Latin berbeda dengan Notaris Anglo-Saxon, yang satu tidaklah lebih baik dari yang lainnya, keduanya harus berdampingan dan menghargai perbedaan yang ada, dan untuk menghargai perbedaan yang ada, keduanya harus saling mengenal.” Beliau juga mendorong anggota UINL untuk mencegah silent colonization (pergeseran perlahan) atas sistem civil-law, oleh sistem common-law. Kita harus memahami hal ini dengan baik, karena jika bukan kita, maka siapa lagi?

 

*)Prita Miranti Suyudi S.H., M.Kn., adalah Sekretaris Panitia Pelaksana Kongres Internasional Notaris ke-29 dan Hubungan Luar Negeri Ikatan Notaris Indonesia (INI).

 








Catatan Redaksi:



Artikel Kolom ini adalah tulisan pribadi Penulis, isinya tidak mewakili pandangan Redaksi Hukumonline. Artikel ini merupakan kerja sama Hukumonline dengan Ikatan Notaris Indonesia (INI) dalam penyelenggaraan Kongres Internasional Notaris ke-29 di Jakarta.


Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua