Jumat, 08 November 2019

Polri Diminta Kesampingkan Laporan Tudingan Rekayasa Kasus Novel

 

“Sudah ditawarkan untuk dilindungi. Bahkan sudah dua kali kami proaktif menawarkan perlindungan," ujar Edwin saat dikonfirmasi Hukumonline.

 

Edwin menuturkan saat itu Novel merasa belum perlu mendapat layanan perlindungan LPSK dengan berbagai pertimbangan. LPSK, tak dapat memaksakan untuk melindungi Novel. Karena memang perlindungan yang diberikan LPSK bersifat kesukarelaan dari korban, sehingga LPSK tak dapat melindungi Novel.

 

“Meski begitu, LPSK tetap membuka pintu jika ada permintaan perlindungan yang dibutuhkan oleh Novel,” kata dia.

 

Menurutnya, merujuk Pasal 10 ayat (2) UU LPSK, saksi ataupun korban tak dapat dituntut secara pidana atau perdata terhadap kesaksian yang diberikan ke penegak hukum. Sementara salah satu temuan yang didapat Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Polri, Novel merupakan korban dari aksi kekerasan itu. "Hal ini harus menjadi perhatian semua pihak, baik yang melaporkan Novel maupun penegak hukum yang menangani laporan tersebut,” pintanya.

 

Karena itu, mantan aktivis Kontras itu meminta tuntutan hukum terhadap saksi dan korban, dalam hal ini Novel mesti dikesampingkan oleh kepolisian. Kalaupun laporan Dewi itu akan diproses, laporan tersebut harus memperhatikan proses hukum perkara yang sedang dihadapi Novel sebagai korban penyiraman air keras itu. “Jauh lebih penting bagi polisi mengungkap pelaku penyerangan terhadap Novel, mengingat hal tersebut menjadi perhatian publik dan Presiden,” katanya.

 

Sebagaimana diberitakan, Kapolri telah membentuk TGPF kasus Novel Baswedan. Hasil dari investigasi TGPF menunjukkan Novel Baswedan diserang karena pekerjaan yang dia lakukan sebagai penyidik KPK. TGPF juga menyatakan penyerangan ini berkaitan dengan 6 kasus yang pernah ditangani oleh Novel Baswedan. Apabila hasil investigasi ini benar, maka penyerangan kepada Novel Baswedan dapat berkaitan dengan upaya obstruction of justice untuk kasus-kasus yang telah disebutkan TGPF termasuk kasus-kasus korupsi yang sedang atau telah ditangani Novel.

 

Lapor balik

Anggota  tim kuasa hukum Novel, Saor Siagian menegaskan berdasarkan hasil musyawarah tim hukum disepakati untuk menempuh langkah hukum melaporkan balik Dewi Ambarwati alias Dewi Tanjung ke pihak kepolisian. “Kami akan lakukan lapor balik kasus ini," kata Saor Siagian di gedung KPK sebagaimana dilansir Antara.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua