Senin, 18 November 2019

Pertama di Asia, Indonesia Jadi Tuan Rumah Kongres Internasional Notaris

Jika sebelumnya diselenggarakan di Eropa dan Amerika, pada 27-30 November mendatang, Indonesia mendapatkan kesempatan untuk menyelenggarakan Kongres Internasional Notaris ke-29.
CT-CAT
Kongres Internasional Notaris ke-28 yang berlangsung di Paris. Foto: istimewa.

Ada yang berbeda dengan penyelenggaraan Kongres Internasional Notaris tahun ini. Jika sebelumnya diselenggarakan di Eropa dan Amerika, pada 27-30 November mendatang, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan perhelatan akbar yang sudah berlangsung ke-29 kalinya. Inilah kongres pertama yang diselenggarakan di Indonesia—bahkan tingkat Asia—sejak 70 tahun berdirinya organisasi notaris dunia.

 

Ketua Umum Ikatan Notaris Indonesia (INI), Yualita Widhadari menyampaikan, keputusan ini tidak diambil begitu saja. Ada hubungan erat antara Rapat Komisi Asia pada Agustus 2017 dengan penyelenggaraan kongres. “Pada waktu itu, Rapat Komisi Asia berhasil menghadirkan Presiden Jokowi dan empat menteri. Pesertanya juga sebanyak 1.500 orang. Dari situ, Presiden dan Sekretaris Jenderal sangat mengapresiasi. Apalagi, semua hal diurus oleh notaris. Indonesia dan INI pun langsung diminta menjadi tuan rumah. Namun, saya menolak,” tuturnya.

 

UINL kemudian memberikan waktu tiga bulan untuk berpikir. Selama itu pula, Yualita berdiskusi di beberapa kementerian dan mendapatkan saran untuk mengambil kesempatan baik ini. “Keputusan ini diambil secara aklamasi oleh pengurus UINL, padahal Tiongkok dan Mongolia sudah bersedia menjadi tuan rumah. Itu sebabnya, merupakan sebuah kebanggaan Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah dan kami ingin benar-benar memanfaatkan hal tersebut,” Yualita menambahkan.

 

Masa Depan Notaris

Ada banyak tujuan yang mendasari penyelenggaraan Kongres Internasional Notaris. Di satu sisi, ingin menjaga eksistensi notaris di masa sekarang dan yang akan datang; sementara sisi lain—ingin menunjukkan bahwa notaris sebagai bagian dari keperdataan mendukung penuh seluruh kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Yualita menegaskan, ini adalah pekerjaan yang berat. Sebab, selain harus menjaga nama baik negeri dan organisasi, ia juga harus memberikan penjelasan tentang pentingnya kongres bagi masa depan notaris.

 

Adapun kurang dari seminggu penyelenggaraan kongres, Yualita mengakui ada banyak dukungan yang datang. “Menjelang akhir, support luar biasa datang dari berbagai kementerian. Misalnya, Kumham yang akan menjadi tuan rumah dan menjamu perwakilan dari 88 negara pada tanggal 25. Selain itu, Kementerian Pariwisata juga ingin memberikan support. Saya optimis acara ini bisa terselenggara dengan baik,” ujar Yualita menutup pembicaraan.  

 

Artikel ini merupakan kerja sama Hukumonline dengan Ikatan Notaris Indonesia (INI).

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua