Selasa, 19 November 2019

Kemenkumham dan Kejaksaan Agung Paling Diminati Pelamar CPNS

Pelamar diimbau tidak “main-main” dalam pengunggahan dokumen. Pelamar juga diminta berhati-hati menyebarluaskan NIK dan KK di internet.
M. Agus Yozami

Hingga Senin (18/11) pukul 15.43 WIB, tercatat 3.048.190 pelamar yang membuat akun dalam portal Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN). Namun dari jumlah tersebut, baru 1.110.622 pelamar yang mengisi formulir, dan hanya 485.006 pelamar menuntaskan langkah pendaftaran hingga tahap ‘submit’.

 

Berdasarkan data yang termuat dalam fan page facebook Badan Kepegawaian Negara (BKN) per Senin (18/11) pukul 15.43 WIB itu tercatat Kementerian Hukum dan HAM yang menyediakan 4.312 formasi menjadi instansi yang paling diminati pelamar CPNS Tahun Anggaran 2019.

 

Menurut informasi dari Setkab, Selasa (19/11), data BKN menunjukan ada 5 intansi yang memiliki jumlah pelamar terbanyak, yaitu: 1. Kementerian Hukum & HAM 119.276; 2. Kejaksaan Agung 17.286; 3. Pemerintah Provinsi Jawa Timur 6.334; 4. Kementerian Agama 5.862; dan 5. Pemerintah Kabupaten Bogor sebanyak 4.756 pelamar.

 

Adapun 10 Top formasi yang paling diminati pelamar adalah: 1. Penjaga Tahanan (Pria) 57.010; 2. Ahli Pertama – Guru Kelas 27.503; 3. Pelaksana/Terampil – Bidan 24.345; 4. Penjaga Tahanan (Wanita) 22.913; 5. Pelaksana/Terampil – Perawat 17.669; 6. Ahli Pertama – Guru Agama Islam 17.427; 7. Pelaksana/Pemula – Pemeriksa Keimigrasian (Pria) 16.626; 8. Ahli Pertama – Guru Matematika 10.920; 9. Pelaksana/Pemula – Pemeriksa Keimigrasian (Wanita) 10.781; dan 10. Ahli Pertama – Guru Bahasa Inggris 10.759.

 

(Baca: 3 Instansi Bidang Hukum Buka Lowongan CPNS 2019, Buruan Daftar!)

 

Sebelumnya Plt. Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Paryono mengatakan, hingga Sabtu (16/11) atau hari ke-5 pendaftaran seleksi CPNS, terdata 2,3 juta pelamar yang telah membuat akun dalam portal SSCN, namun baru 10,6% dari jumlah tersebut yang menuntaskan langkah pendaftaran hingga tahap submit.

 

Dia memperkirakan kondisi itu terjadi karena banyak pelamar yang masih wait and see mencari informasi mengenai perkembangan pendaftaran. Padahal hingga saat ini, dalam portal SSCN telah terunggah informasi lowongan CPNS dari 507 instansi Pemerintah dari total 524 instansi yang membuka rekrutmen, sehingga sudah cukup banyak alternatif formasi jabatan yang dapat dipilih pelamar.

 

“BKN mengimbau para pelamar yang telah menentukan pilihan instansi dan formasi yang akan dilamar, khususnya yang telah membuat akun dalam portal SSCN, untuk segera menuntaskan tahapan pendaftaran hingga submit,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua