Senin, 02 December 2019

Presiden UINL Bicara Peran Notaris dalam Mendorong Perekonomian Negara

Hukum itu dibuat untuk situasi sosial tertentu tapi hukum juga tetap harus ditafsirkan lagi sesuai dengan keadaan yang berkembang.
Moh. Dani Pratama Huzaini
Presiden International Union of Notaries (UINL), Jose Marqueno de Llano. Foto: RES

Gelaran Kongres Notaris Internasional ke-29 akhirnya rampung. Berlangsung selama enam hari di dua tempat berbeda di Jakarta, rangkaian kongres tidak berjalan sendiri. Terlebih dahulu dilaksanakan Institutional Meeting selama tiga hari, Minggu-Selasa (24-26 November). Di dalam Institutional Meeting tersebut membahas sejumlah isu-isu yang berkaitan dengan tugas dan fungsi notaris seperti land security, human rights, acte authentique, dan lain-lain.

 

Setelah Institutional Meeting, pada hari berikutnya diselenggarakan General Meeting sekaligus pemilihan Presiden International Union of Notaries (UINL) yang akan dilantik pada Januari 2020 mendatang. Melalui pemilihan tersebut, Christina Armella, Notaris dari Argentina terpilih menjadi Presiden UINL yang akan memimpin UINL 3 tahun ke depan.

 

Hukumonline berhasil mewawancarai Presiden UINL saat ini, Jose Marqueno de Llano, di sela-sela penyelenggaraan kongres. Pria kelahiran Bianos, Spanyol ini, adalah Presiden UINL yang terpilih pada Kongres UINL ke-28 di Prancis 3 tahun lalu. Berikut petikan wawancanya:

 

Apa saja yang telah Anda lakukan selama memimpin UINL selama 3 tahun ini?

Ada 4 inisiatif yang telah dibuat. Pertama, memperkuat dokumen-dokumen publik kenotariatan supaya lebih berguna untuk melayani masyarakat. Kedua, memperkuat fungsi sosial dari profesi Notaris. Terutama dengan bekerja sama dengan pemerintah. Ada pula kami sedang berupaya untuk melawan tindak pidana pencucian uang. Untuk itu, kita bekerja sama dengan berbagai lembaga seperti IMF, Bank Dunia, dan beberapa yang lain untuk memerangi hal tersebut. Juga membuat semacam petunjuk dan panduan bagaimana praktik kenotariatan yang baik seperti apa.

 

Ketiga, kami juga sedang berusaha agar para notaris semakin bisa bekerja melayani orang-orang rentan yang susah mengakses hukum. Karena itulah memang ada satu proyek kami untuk bekerja bagi orang-orang rentan dan itu kita bekerja sama dengan PBB dan badan-badan lain supaya masyarkaat yang rentan itu bisa juga terlindungi. Yang kami maksud dari orang-orang tersebut adalah seperti orang-orang cacat dan orang tua.

 

Keempat, memperkuat training dan pelatihan bagi para notaris. Diselenggarakan kursus-kursus agar kemampuan notaris itu bertambah baik. Kami lakukan pelatihan itu ke internal dengan para notaris sendiri dan tentunya dengan pemerintahan supaya semuanya itu berhubungan dan berjalan dengan baik.

 

Peran Notaris adalah salah satu pilar dalam perekenomian negara. Pengamatan Anda, di negara-negara berkembang apakah itu sudah cukup efektif berjalan? 

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua