Selasa, 03 December 2019

Mengenal Pokok-pokok Aturan Baru PP PSTE

 

Saat ini banyak perusahaan-perusahaan gunakan teknologi menggunakan data pribadi untuk komersial. Data pribadi itu bisa di-monetize. Data prbadi ini penting dan harus dilindungi. Di luar sudah ada standar seperti GDPR dan LGDP. Standardisasi ini penting. UU Perbankan dan Telekomunikasi sudah mengatur namun perlu peningkatan dari sisi enforcement-nya,” jelas Prihandana dalam acara yang sama.

 

Dalam paparannya, Prihandana menyampaikan pentingnya bagi pelaku usaha menerapkan prinsip akuntabilitas dalam mengelola data masyarakat. Hal tersebut diperlukan bagi pelaku usaha tidak melanggar ketentuan pengelolaan data sekaligus menjaga kerahasiaan data masyarakat agar tidak bocor atau disalahgunakan.

 

Menurutnya, perlindungan data pribadi merupakan sesuatu yang wajib diperhatikan secara serius. Rezim perlindungan Data Pribadi merupakan pengaturan dengan ketentuan yang kompleks dan memiliki ruang lingkup yang luas serta mencakup seluruh aspek kegiatan perusahaan/Penyelenggara Sistem Elektronik.

 

Kepatuhan dan pertanggungjawaban merupakan asas penting dalam rezim perlindungan Data Pribadi yang wajib dianut oleh setiap perusahaan/Penyelenggara Sistem Elektronik. Pelaku usaha juga perlu meninjau kepatuhan terhadap perlindungan data pribadi dalam sistem elektronik secara berkala.

 

Praktisi telekomunikasi dan informatika (TIK), Tony Seno Hartono, juga menyambut positif aturan baru tersebut. Menurutnya, fleksibilitas penempatan data center dapat memudahkan pelaku usaha. Selain itu, penggunaan komputasi awan atau cloud dalam penyimpanan data juga dianggap jauh lebih aman. Dia juga mengimbau agar pelaku usaha memenuhi standar keamanan dalam pengelolaan data masyarakat. Hal yang perlu diperhatikan seperti keamanan perangkat dan kompetensi sumber daya manusia.

 

“Pelaku usaha perlu memperkuat sumber daya manusianya. Harus ada dua divisi yang bisa menyerang dan bertahan. Harus ada penguatan agar tidak sistem tidak diserang, data tidak dicuri. Lalu, harus membangun pertahanan berlapis pada data center berlapis dan data juga harus dikunci enksripsi,” jelas Tony.

 

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua