Jumat, 06 Desember 2019

Pesan Suhadi kepada Pengurus IKAHI Baru

Aida Mardatillah

Ketua Umum Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) periode 2019-2021 Suhadi resmi melantik kepengurusan baru di Gedung MA Jakarta, Jum’at (6/12/2019). Dalam sambutannya, Suhadi menegaskan IKAHI sebagai pelopor kemandirian, kesejahteraan, dan profesionalisme Hakim Indonesia telah menghadapi dinamika perkembangan teknologi informasi, sehingga pelaksanaan peradilan modern sudah tidak bisa ditawar lagi.

 

"Sebagaimana perintah Ketua MA M. Hatta Ali sebelum ayam berkokok di awal tahun 2020 seluruh Pengadilan Negeri sudah siap melaksanakan peradilan modern berbasis teknologi informasi dengan aplikasi e-court plus didalamnya e-litigasi," kata Suhadi dalam keterangannya yang diterima Hukumonline.

 

Hadir dalam pelantikan ialah Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial Sunarto; Ketua Kamar TUN Prof Soepandi;  Ketua Kamar Militer Burhan Dahlan; Hakim Agung I Gusti Agung Sumanatha, Direktur Jendera Peradilan Militer dan Tata Usaha Negara Lulik Tri Cahyaningrum.

 

Selain itu, hadir Ketua PN Gunung Sugih, Syamsul Arief yang juga mantan wartawan dan aktivis mahasiswa era ‘98 masuk dalam jajaran kepengurusan di kesekretariatan. Kemudian, Hakim PTUN Medan Tirta Irawan berdiri berjajar bersama Martha Samawa dan Djuyamto, Agustina Dyah, hakim-hakim muda yang dikenal kiprahnya sebagai relawan IKAHI yang pernah terjun langsung dalam misi-misi kemanusiaan saat Indonesia mengalami bencana alam dan kecelakaan pesawat yang merenggut nyawa para hakim beberapa waktu lalu.

 

Suhadi percaya jajaran pengurus IKAHI baru yang berisi sosok-sok muda, segar dan inovatif akan banyak membantu inovasi dan modernisasi organisasi. Di kepengurusan IKAHI 2019-2021 nampak wajah-wajah baru yang muda dan segar melengkapi pengurus berjiwa muda sebelumnya.

 

Sekretaris Umum IKAHI Ridwan Mansyur yakin dengan pengurusan yang baru ini IKAHI akan makin maju dan kuat berkiprah di masyarakat. "IKAHI akan bergerak cepat melakukan perbaikan dan kemajuan bagi Hakim Indonesia" ucap Ridwan yang juga merupakan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Tanjungkarang Lampung.

 

Sebelumnya, dalam Musyawarah Nasional IKAHI ke-19 digelar pemilihan ketua umumnya untuk periode 2019 -2022, Rabu (6/11/2019) sore terpilih Hakim Agung Suhadi yang kembali menjadi Ketua Umum IKAHI. Rapat pleno dipimpin Ketua Pengadilan Tinggi Bengkulu Muhammad Eka Kartika. Rapat pemilihan ini diikuti 165 anggota dengan 4 orang yang tidak hadir yang dianggap sudah memenuhi kuorum, sehingga rapat pleno pemilihan ketua umum IKAHI periode 2019-2022 bisa dilaksanakan.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua