Senin, 09 Desember 2019

IBLAM School of Law Siap Jadi #KampusBerintegritas di Indonesia

#kampusberintegritas menjadi tagar resmi perjuangan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAM dalam komitmennya mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di Indonesia.
CT-CAT

Era industri 4.0 melahirkan banyak tantangan baru. Di tengah dunia yang bergerak cepat, Indonesia butuh sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap beradaptasi dengan perubahan. Sejalan dengan visi tersebut, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAM ingin terus berkomitmen menjalankan amanat konstitusi untuk mencerdaskan bangsa.

 

Didirikan oleh Alm. Dr. H. Edy Susanto, S.H., M.H., M.M., M.A.—yang juga menjadi pendiri Yayasan Lembaga Pengembangan Ilmu Hukum dan Manajemen IBLAM (YLPIHM IBLAM) pada 12 Juli 1993, IBLAM sendiri telah mengabdi dan berkontribusi bagi Indonesia selama 26 tahun. Kini, IBLAM ingin memperkuat komitmennya untuk melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di bidang hukum.  

 

Berjuang Lewat Integritas

Bertepatan dengan Hari Anti-Korupsi Sedunia pada 9 Desember 2019, IBLAM telah secara resmi menjadikan #kampusberintegritas sebagai tagar resmi perjuangannya. Bagaimanapun, integritas menjadi visi dan pilar utama dari empat pilar perjuangan IBLAM—mencakup integritas, religius, nasionalis, dan berdaya saing global. “Kami sadar, perjuangan tersebut harus semakin dikukuhkan dalam satu rumah yang bersahabat dan terbuka bagi semua elemen masyarakat dan pemangku kepentingan yang ada,” kata Rahmat D. Putranto, Ketua Yayasan YLPIHM IBLAM sejak September 2018.

 

Pun itu sebabnya, untuk mewujudkan komitmen tersebut, IBLAM juga membuka program Beasiswa Jalur Prestasi Mahasiswa (Justisia), yang dipersiapkan untuk seribu anak muda Indonesia agar menjadi lawyer berintegritas. Beasiswa ini diberikan khusus untuk para siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik di sekolah tingkat menengah atas dan kejuruan, dengan potongan biaya kuliah mulai dari 25 hingga seratus persen. Setidaknya, terdapat dua periode penerimaan beasiswa, yakni bulan Oktober hingga Februari dan Februari hingga Agustus.

 

Di saat yang sama, IBLAM juga mengumumkan beberapa hal, seperti (1) visi dan misi terbaru, yakni ‘menjadi sekolah tinggi ilmu hukum yang berintegritas, unggul di tingkat nasional, dan berdaya saing global’, (2) penegasan penyebutan brand institusi menjadi ‘IBLAM School of Law/IBLAM SL’, (3) logo baru kombinasi bentuk empat bulat yang melambangkan elemen perjuangan mencapai kemajuan yaitu (a) dosen, (b) mahasiswa, (c) masyarakat, dan (d) pemerintah, serta bentuk kotak dengan bulatan di tengah sebagai lambang satu tujuan dalam satu rumah perjuangan untuk menghasilkan ahli hukum yang berintegritas, dan empat garis lurus yang melambangkan empat nilai-nilai dasar perjuangan IBLAM SL. Jika seluruhnya digabungkan, akan terlihat bentuk perisai. Adapun perisai ini bermakna, bahwa pendidikan hukum harus dijadikan instrumen untuk melindungi dan menghadapi serangan kebodohan, kekacauan, dan segala ketidakadilan.   

 

Artikel ini merupakan kerja sama antara Hukumonline dengan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (IBLAM).

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua