Jumat, 10 January 2020

Lima Fraksi DPR Sepakat Bentuk Pansus Jiwasraya

Yakni Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Demokrat, Gerindra, dan Golkar. MPR usulkan bentuk Dewan Pengawas OJK dan mengingatkan pembentukan Lembaga Penjamin Polis Asuransi.
Rofiq Hidayat
Gedung DPR. Foto: RES

Desakan agar DPR membentuk Pantia Khusus (Pansus) guna membuat terang kasus gagal bayar polis premi asuransi di PT Asuransi Jiwasraya terus bergulir. Setidaknya, sudah ada lima fraksi yang secara informal memberi persetujuan membentuk Pansus Jiwasyara. Meski belum diputuskan secara formal, setidaknya pembentukan Pansus Jiwasraya ini kemungkinan bakal terwujud.

 

“Secara informal sudah ada lima fraksi, yang kemudian setuju untuk (membentuk, red) Pansus Jiwasraya,” ujar Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Gedung DPR, Jum’at (10/1/2020).

 

Dasco mengatakan nantinya kepastian pembentukan Pansus ini diserahkan sepenuhnya kepada forum rapat paripurna. Pihaknya bakal menggelar rapat pimpinan DPR terlebih dahulu untuk kemudian dilanjutkan rapat Badan Musyawarah (Bamus). Dalam rapat Bamus ini mengakomodir usulan-usulan masing-masing fraksi sebelum dibawa dalam rapat paripurna.

 

“Nantinya jika Pansus ini terbentuk akan dicari sebenarnya apa persoalan yang membelit Jiwasraya, kemudian uangnya kemana, dan solusinya bagaimana,” kata Dasco. Baca Juga: Mendorong Pembentukan Pansus Jiwasraya Demi Kepastian Nasabah

 

Ditanya fraksi mana saja yang sudah memberikan persetujuan pembentukan Pansus? Dasco membeberkan kelima fraksi itu adalah Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Demokrat, Gerindra, dan Golkar. “Pansus ya nanti kita akan bicara di  Bamus. Namun, keputusan tetap berada di forum tertinggi, rapat paripurna,” tegasnya.

 

Anggota Komisi III Arsul Sani menerangkan Pansus merupakan alat kelengkapan dewan yang bersifat sementara sebagai bagian fungsi pengawasan DPR. Hasil Pansus bakal disinergikan dengan proses pengawasan lembaga-lembaga (pemerintah) terkait. Pansus, berhak memanggil siapapun yang diduga memiliki keterkaitan/keterlibatan dalam kasus Jiwasraya ini.

 

Hasil pengawasan ini juga dilakukan dengan baik dan benar sesuai prinsip-prinsip hukum,” kata Arsul.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua