Rabu, 29 Januari 2020

Berbincang dengan Maqdir Ismail tentang Praperadilan

Itu yang salah. Orang mengajukan praperadilan ini kan untuk membela hak. Hak itu kan bukan kejahatan. Ketika kita persoalkan suatu penetapan tersangka, artinya kita kan membela hak, bukan kita menyuruh tersangka melakukan kejahatan.

 

Pola KPK meminta penundaan praperadilan? 

Itu kan ada yang selalu didengungkan banyak orang, justice delayed, mereka selalu meminta orang taat kepada hukum bahkan orang diancam dengan Pasal 21-22 (UU Pemberantasan Tipikor mengenai obstruction of justice) tapi mereka sendiri tidak menghormati hukum. Itu kan jadi lucu. Pernah enggak pimpinan KPK berani untuk mempersilahkan "adili kami kalau kami salah" tapi mereka selalu mengatakan hadapi saja pengadilan, kan selalu begitu. Ini saya ingat novelnya Pram (Pramoedya Ananta Toer) mengenai Minke. Kita selalu harus adil dalam pikiran. Ini yang selalu tidak mereka lakukan. Buat saya, berlaku adil bukan hanya ucapan tapi juga pikiran. 

 

Apakah praperadilan yang Anda ajukan selalu melawan KPK? Bagaimana Kejaksaan dan Kepolisian? 

Kejaksaan pernah. Justru awalnya timbul gagasan kami menguji pasal praperadilan itu ketika kami memenangkan praperadilan melawan Kejaksaan Agung. Ada penetapan tersangka yang kami katakan tidak sah. Itu perkaranya Chevron. Itulah perkara pertama, saya kira mungkin di Indonesia, sepanjang ingatan saya. Itu yang kami jadikan dasar diskusi dengan banyak orang. Saya bilang teman-teman saya yang skeptis itu dikabulkan. Saya bersikeras betul orang menjadi tersangka Pasal 2 atau Pasal 3 (UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi) harus memenuhi unsur ini. Ketika tidak terpenuhi, ini harus dibuktikan. Kalau kepolisian tidak pernah karena saya tidak pernah diminta orang menangani perkara di kepolisian.

 

(Baca juga: Terdakwa Chevron Persoalkan Aturan Penetapan Tersangka)

 

Bukan karena stigma kalau perkara kepolisian tidak mau praperadilan?  

Tidak.  Kami itu hampir tidak memegang perkara di kepolisian.

 

Ada trik dan tips mengajukan praperadilan? 

Tidak ada trik sih. Kami lebih memahami bagaimana ketentuan dan memahami bagaimana KUHAP. Kemudian, kami uji fakta dengan ketentuan perundang-undangan. Kita lihat di tempat lain seperti apa. Jadi memang betul-betul yang kita lihat teori tentang hukum acara pidana. Itu yang harus kita pahami.

 

Sebenarnya based on document, atau bertemu orang, diskusi? 

Biasanya kita meminta pendapat lain di luar ahli.

 

Konsultasi dengan ahli hukum?

Bisa kita lakukan. 

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua