Senin, 10 February 2020

Kompetisi Peradilan Semu PERADI, FH UMY Sabet Piala Bergilir Cicero

​​​​​​​Ada dua syarat sebagai litigator yang baik, Anda harus pintar dan Anda harus jujur.
Moch Dani Pratama Huzaini
Fauzie Yusuf Hasibuan beserta para pemenang lomba National Moot Court Competition yang diselenggarakan oleh PERADI, Minggu (10/2). Foto: DAN

Tim dari Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta keluar sebagai juara 1 National Moot Court Competition (NMCC) yang diselenggarakan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI). Tidak tanggung-tanggung, Tim dari FH UMY menyabet 5 piala sekaligus selain 1 piala bergilir Cicero yang diperuntukkan bagi pemenang NMCC.

 

Tim FH UMY masing-masing meraih kemenangan untuk kategori Hakim terbaik, Saksi/ahli terbaik, Panitera terbaik, dan Penggugat terbaik. Sementara untuk kategori Berkas terbaik dan Tergugat terbaik berturut-turut diraih oleh Tim FH UIN Sunan Kalijaga dan Tim FH Universitas Negeri Semarang. 

 

NMCC kali ini adalah kompetisi peradilan semu pertama kali yang diselenggarakan oleh organisasi profesi advokat. Dengan memilih bidang hukum Tata Usaha Negara, PERADI mengkontestasikan 12 Perguruan Tinggi Nasional yang lolos seleksi dari 32 Perguruan Tinggi yang mendaftar.

 

Ketua Panitia NMCC, Bambang Harianto mengungkapkan, proses pelaksanaan kompetisi peradilan semu ini telah dimulai sejak bulan September 2019. Tim dari PERADI turun ke Pengadilan Tata Usaha Negara di daerah-daerah untuk melibatkan PTUN di daerah secara aktif selain kampus-kampus selaku peserta.

 

Setibanya di Jakarta, 12 tim yang lolos seleksi dipersiapkan secara matang agar terlebih dahulu memiliki pemahaman persidangan di PTUN. “Semua tim 12 delegasi kami berikan bekal berupa workshop agar mahasiswa benar-benar paham bersidang di PTUN,” ungkap Bambang dalam sambutannya pada malam anugerah pemenang NMCC, Minggu (9/1), di Jakarta.

 

Menurut Bambang, melalui NMCC ini juga Peradi secara tidak langsung memperkenalkan sistem e Litigasi kepada mahasiswa peserta kompetisi. Bambang mengakui bahwasanya NMCC PERADI kali ini merupakan kompetisi peradilan semu pertama yang menggunakan sistem e-litigasi.

 

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional PERADI, Fauzie Yusuf Hasibuan di tempat yang sama mengungkapkan, kompetisi peradilan semu ini merupakan salah satu upaya PERADI untuk memberi bekal kepada Mahasiswa Fakuktas Hukum terkait kemampuan dan teknik-teknik Litigasi. 

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua