Rabu, 12 February 2020

Empat Nama Calon Ketua Umum PERADI SAI Jelang Munas III

Menuju penyelenggaraan Munas PERADI SAI yang ketiga, telah ada empat nama calon Ketua Umum periode 2020 hingga 2025.
CT-CAT
Ketua Umum PERADI SAI periode 2015-2020, Juniver Girsang. Foto: istimewa.

Musyawarah Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia-Suara Advokat Indonesia (Munas PERADI-SAI) yang ketiga akan segera digelar pada 28 Februari hingga 1 Maret 2020, dengan salah satu agenda menentukan Ketua Umum periode 2020 hingga 2025. Dari 43 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERADI SAI, telah muncul empat nama calon Ketua Umum periode baru. “Ada rekan Juniver Girsang, Harry Ponto, dan Hasanuddin Nasution yang diusulkan oleh DPC Serang dan Bengkulu, serta Patra M. Zen yang diusulkan oleh DPC Denpasar,” Ketua Panitia Munas III PERADI, Patricia Lestari menjelaskan.

 

Lebih lanjut, keempatnya merupakan pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) saat ini. Juniver Girsang sendiri merupakan Ketua Umum PERADI SAI periode 2015-2020, Harry Ponto adalah Sekjen pertama PERADI SAI yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum, Hasanuddin adalah Sekjen, sedangkan Patra M. Zen adalah Ketua Komite Bantuan Hukum DPN PERADI SAI.

 

Ketua Umum PERADI SAI, Juniver Girsang menyampaikan apresiasinya kepada cabang-cabang yang sangat antusias terlibat dalam Munas III, terlebih karena untuk kali pertama, Munas III akan menerapkan sistem demokrasi murni. Itu sebabnya, ia mengimbau kepada seluruh anggota PERADI SAI untuk mendaftar dan hadir dalam Munas III. “Ini kesempatan anggota untuk berpartisipasi secara langsung,” tutur dia.

 

Merujuk pada pasal 16 Anggaran Dasar PERADI, tiap DPC PERADI SAI berhak mengajukan sebanyak-banyaknya tiga orang calon Ketua Umum. Namun, dalam Munas, hanya calon Ketua Umum yang diusulkan paling sedikit lima cabang, yang bisa diajukan sebagai kandidat.

 

Dari nama-nama tersebut, akan dilakukan pemilihan Ketua Umum oleh peserta Munas yang hadir langsung di Hotel Mercure Ancol, Jakarta pada 29 Februari. “Sistem pemilihan Ketum PERADI akan dilakukan secara langsung, one lawyer one vote. Sistem pemilihan ini telah diakomodasi dalam Perubahan Pertama Anggaran Dasar yang merupakan hasil Munaslub PERADI pada 18 Desember 2019 lalu,” tutur Ketua Steering Committee Munas III PERADI SAI, Patra M. Zen.  

 








Artikel ini merupakan kerja sama antara Hukumonline dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) - Suara Advokat Indonesia.


Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua