Senin, 17 Pebruari 2020

Catat! Ini Waktu Penyelenggaraan Musyawarah Nasional Ketiga PERADI

Kemajuan teknologi yang melanda dunia hari-hari ini lewat revolusi industry 4.0 merupakan tantangan yang harus mampu dijawab oleh advokat dalam menjalankan tugasnya di sektor jasa hukum.
Moh. Dani Pratama Huzaini
Dari kiri ke kanan: Ketua Umum PERADI SAI Juniver Girsang, Ketua Umum PERADI RBA Luhut MP Pangaribuan, dan Ketua Umum PERADI Fauzie Yusuf Hasibuan. Foto: HOL

Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) dalam waktu dekat akan segera menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) yang ke III. Singkirkan dulu pertanyaan anda tentang PERADI yang mana karena ketiga-tiganya akan menyelenggarakan Munas dalam waktu yang relatif berdekatan. Di mulai dari PERADI Suara Advokat Indonesia (SAI) yang diketuai oleh Juniver Girsang, kemudian disusul PERADI yang diketuai Fauzie Yusuf Hasibuan atau biasa yang disebut PERADI Soho, dan PERADI Rumah Bersama Advokat (RBA) yang diketuai Luhut Pangaribuan.

 

Berdasarkan informasi yang telah dikumpulkan hukumonline, PERADI SAI rencananya akan menyelenggarakan Munas pada 28-29 Februari 2020 di Hotel Grand Mercure, Ancol mendatang. Berselang sebulan kemudian, PERADI Soho akan melaksanakan Munasnya di Surabaya, Jawa Timur, pada 29-31 Maret 2020. Sedangkan PERADI RBA, menyelenggarakan Munasnya pada 19 Juni 2020 mendatang.

 

Pantauan hukumonline, terlihat betul kesiapan ketiga PERADI dalam melaksanakan momentum demokrasi organisasi lima tahunan ini. Semangat yang dibawa oleh ketiga-tiganya pun praktis serupa. “Menyiapkan Advokat Indonesia untuk menghadapi era revolusi industry 4.0,” ujar Ketua PERADI Soho, Fauzie Yusuf Hasibuan, kepada Hukumonline, Minggu (9/2) lalu, di sela-sela acara penutupan Nasional Moot Court Competition PERADI.

 

Sementara Ketua Umum PERADI SAI, Juniver Girsang, mengungkapkan hal ini dengan mengatakan bahwa kemajuan teknologi yang melanda dunia hari-hari ini lewat revolusi industry 4.0 merupakan tantangan yang harus mampu dijawab oleh advokat dalam menjalankan tugasnya di sektor jasa hukum.

 

“Advokat sekarang harus mampu memahami dan mengoperasikan teknologi ini,” ujar Juniver saat ditemui di Sekretariat Dewan Pimpinan Nasional PERADI SAI.

 

Tidak jauh berbeda, Ketua Organizing Comittee (OC) Munas ke III PERADI RBA, M. Syafei, di sela-sela kunjungannya ke kantor hukumonline menyebutkan tema yang akan diusung dalam Munas Ke III PERADI RBA Juni mendatang adalah Demokratis, Modern, dan Milenial. Hal ini menurut Syafei merupakan cerminan dari keinginan PERADI RBA agar anggotanya kelak selain meningkatkan kapasitas sebagai advokat, tapi juga mampu menyesuaikan diri dengan laju perkembangan teknologi. “Agar Advokat tidak ketinggalan,” ujar Syafei.

 

Semangat ini kemudian bisa terlihat lewat pendekatan teknologi yang digunakan oleh masing-masing PERADI dalam proses Munas. PERADI SAI maupun RBA nantinya akan menggunakan mekanisme elektronic voting saat pemilihan Ketua Umum baru dalam Munas mendatang. Diakui oleh Juniver maupun Syafei, metode ini akan digunakan pada penyelenggaran Munas masing-masing.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua