Senin, 17 Pebruari 2020

ILUNI Farmasi UI Kecam Permenkes Setarakan Apoteker dengan Layanan Laundry

Dinilai melecehkan standar komptensi, etik, dan sertifikasi profesi apoteker.
Normand Edwin Elnizar
Ilustrasi apoteker: HGW

Peraturan Menteri Kesehatan No.3 Tahun 2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit (Permenkes Klasifikasi dan Izin Rumah Sakit) mendapat kecaman dari kalangan apoteker, lantaran mengatur pelayanan farmasi sebagai pelayanan nonmedik bersama-sama dengan pelayanan binatu/laundry, pengurusan jenazah, dan lainnya.

 

Kecaman itu disampaikan Ikatan Alumni Farmasi Universitas Indonesia (ILUNI Farmasi UI) melalui rilis pernyataan sikap resmi yang diterima hukumonline, Minggu (16/2). Penolakan tegas ditujukan atas pengaturan Pasal 7 ayat 2 dan Pasal 10 Permenkes Klasifikasi dan Izin Rumah Sakit yang berlaku sejak 16 Januari 2020.

 

“Dampaknya paling dirasakan oleh Apoteker yang bekerja di Rumah Sakit. Peran Apoteker untuk melakukan kajian terhadap resep, dosis obat, interaksi obat dalam resep jadi dipertanyakan,” kata Sekretaris Jenderal ILUNI Farmasi UI, Abdelhaq Setya Subarkah kepada hukumonline.

 

Abdel menyayangkan Permenkes yang menegasikan peran apoteker dalam pengobatan pasien di rumah sakit. Pengaturan layanan farmasi dalam posisi setara dengan pelayanan binatu/laundry atau pengurusan jenazah dinilai melecehkan profesi apoteker.

 

(Baca: Menyoal Kewenangan IDI, Ahli: Uji UU Praktik Kedokteran Nebis in Idem)

 

Padahal profesi apoteker memiliki standar kompetensi dan etik serta sertifikasi khusus sebagai bagian dari tenaga kesehatan. Status apoteker sebagai tenaga kesehatan diatur dalam UU No.36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan (UU Tenaga Kesehatan). Tidak hanya apoteker, perawat dan bidan pun diatur dalam undang-undang tersebut.

 

Namun Permenkes Klasifikasi dan Izin Rumah Sakit memasukan layanan farmasi oleh para apoteker dalam kategori pelayanan nonmedik. Hal ini berbeda dengan pelayanan keperawatan dan kebidanan yang diberikan kategori terpisah.

 

 








Permenkes Klasifikasi dan Izin Rumah Sakit



Pasal 7:




  1. Rumah Sakit umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf a memberikan pelayanan kesehatan pada semua bidang dan jenis penyakit.

  2. Pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Rumah Sakit umum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikit terdiri atas:




  1. pelayanan medik dan penunjang medik;

  2. pelayanan keperawatan dan kebidanan; dan

  3. pelayanan nonmedik.


Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua