Kamis, 20 Pebruari 2020

Mencari Jalan Membumikan Pemahaman Hukum di Indonesia Butuh Anak Muda

 

Kurnia memuji festival ‘Indonesia Butuh Anak Muda’ yang diselenggarakan kali ini sebagai salah satu cara efektif. Menyentuh kalangan anak muda perlu dengan beragam kemasan yang akrab dengan mereka. Pesan aktifisme sosial termasuk penegakkan hukum dan antikorupsi disajikan dalam kemasan menyenangkan.

 

Festival ‘Indonesia Butuh Anak Muda’ diselenggarakan di Ciputra Artpreneur dengan gaya pop culture. Peserta bahkan harus membayar tiket masuk. Tiket terjual habis dengan peserta yang ramai memenuhi ruang festival. Selain pameran produk dan karya, puluhan pembicara inspiratif dihadirkan.

 

“Kita perlu menjelaskan apa dampak buruk secara langsung bagi milenial, misalnya berkaitan lapangan pekerjaan atau layanan transportasi publik,” ujarnya. Membumikan pesan-pesan soal bahaya pelanggaran hukum harus jadi perhatian.

 

Tidak hanya isu hukum, festival ‘Indonesia Butuh Anak Muda’ menghadirkan ulasan mengenai pelestarian alam, perbaikan pendidikan, literasi keuangan, hingga toleransi keberagaman sosial-budaya. Hukumonline ikut diundang hadir mengisi festival yang baru pertama diselenggarakan ini.

 

Pengunjung festival  'Indonesia Butuh Anak Muda' bertanya di pojok pameran milik Hukumonline. Foto: NEE

 

Sebagai media hukum yang memasuki usia 20 tahun, Hukumonline berkomitmen dalam edukasi hukum bagi khalayak luas. Berbagai isu hukum disajikan secara akurat dan mudah dipahami. Termasuk untuk kalangan anak muda.

 

Tidak hanya berita, rubrik tanya-jawab hukum gratis disajikan lewat Klinik Hukum sejak pertama Hukumonline mengudara. Pembaca Hukumonline bisa mengajukan pertanyaan yang akan dijawab praktisi, akademisi, serta mitra penjawab terpercaya lainnya.

 

Hukumonline juga telah mengembangkan platform Justika.com untuk menjembatani kebutuhan terhadap advokat terpercaya. Klien bisa berkonsultasi singkat 30 menit hingga 1 jam dengan biaya terukur dan terjangkau. Sangat banyak pertanyaan yang masuk ke Klinik Hukum atau diajukan lewat Justika.com berkaitan dengan masalah anak muda.

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua