Senin, 24 Pebruari 2020

Melalui Hukumonline Podcast, PERADI-RBA Sosialisasikan Munas III

Hukumonline mengundang tiga PERADI (RBA, SOHO, dan SAI) untuk bersama-sama hadir dan mensosialisasikan teknis penyelenggaraan Munas dalam Diskusi Podcast Hukumonline.
CT-CAT
Panitia penyelenggara Munas III PERADI-RBA. Foto: Istimewa.

Tahun 2020 merupakan tahun yang spesial. Pasalnya, di tahun ini, ketiga Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI), yakni Rumah Bersama Advokat (RBA), SOHO, dan Suara Advokat Indonesia (SAI) akan sama-sama menggelar ‘hajatan’ besar, yakni Musyawarah Nasional (Munas). Perhelatan akbar ini memiliki satu agenda besar, yakni pemilihan Ketua Umum PERADI periode 2020-2025.

 

Bagi PERADI-RBA, inilah munas ketiga sejak Munas II, Makassar pada tahun 2015. Itu sebabnya, sebagai langkah sosialisasi lebih lanjut terkait teknis penyelenggaraan munas, Hukumonline mengundang PERADI-RBA, PERADI-SOHO, dan PERADI-SAI untuk hadir dan menyampaikan teknis Munas masing-masing, dalam acara Diskusi Podcast Hukumonline pada Jumat (21/2).

 

“Dalam diskusi tersebut, secara jelas kami menyampaikan kepada khalayak rekan advokat anggota PERADI-RBA seluruh Indonesia bahwa PERADI-RBA menggunakan sistem one man one vote (OMOV), dengan teknis e-vote,” tutur Ketua Panitia Pengarah, Imam Hidayat, S.H., M.H.

 

Imam melanjutkan, OMOV akan dilakukan secara menyeluruh. Ini artinya, setiap anggota (PERADI-RBA seluruh Indonesia memiliki hak dan ‘suara’ yang sama untuk terlibat dalam proses pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), pengajuan bakal calon ketua umum, serta pemungutan suara. PERADI-RBA pun menjamin, proses pemilihan akan dilakukan secara transparan dan mengakomodasi kepentingan setiap anggota.

 

‘Modern, Milenial, dan Demokratis’ kemudian menjadi slogan yang diangkat dalam penyelenggaraan Munas III PERADI-RBA. “Di era revolusi digital 4.0, advokat adalah agen perubahan, ‘the guardian of constitution’, serta pejuang demokrasi dan keadilan. Itu sebabnya, kami PERADI-RBA memakai sistem yang paling demokratis, modern, dan milenial sesuai dengan AD/ART dan Tatib PERADI. Apalagi, pengadilan pun telah memakai dan memanfaatkan kecanggihan zaman digital dengan meluncurkan dan memperkenalkan E-court, E-litigation, serta lembaga penegak hukum yang lain,” Imam menambahkan.

 

Artikel ini merupakan kerja sama antara Hukumonline dengan Perhimpunan Advokat Indonesia – Rumah Bersama Advokat (PERADI-RBA).

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua