Senin, 24 February 2020

NMCC Sukses, DPN PERADI Beri Kenang-kenangan ke PN Jakarta Barat

Sebagai wujud terima kasih atas suksesnya NMCC, perwakilan DPN PERADI dan anggota panitia bertandang ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat untuk memberikan kenang-kenangan.
CT-CAT

Sidang babak penyisihan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat yang berlangsung dari pagi hingga malam menandai berakhirnya National Moot Court Competition Perhimpunan Advokat Indonesia (NMCC PERADI 2020) pada 7-9 Februari 2020. Itu sebabnya, sebagai wujud terima kasih atas suksesnya pepaksanaan NMCC, DPN PERADI diwakili oleh Ketua Panitia NMCC PERADI, Dr. Bambang Hariyanto, S.H., M.H. didampingi Sekretarisnya, Viator Harlen Sinaga, S.H., M.H., serta beberapa anggota panitia bertandang ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat menemui Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Dr. Syahlan, S.H., M.H. untuk memberikan kenang-kenangan.

 

“NMCC PERADI 2020 telah terlaksana dengan baik dan sukses. Terima kasih atas bantuan dan perhatian yang sungguh-sungguh dari KPN Jakarta Barat. Bukan hanya peserta mahasiswa yang bangga tampil di PN Jakarta Barat, melainkan kami panitia, juga turut berbangga NMCC dapat ditampilkan di gedung pengadilan yang jadi salah satu percontohan di Indonesia,” kata Bambang yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal di DPN PERADI.

 

Mewakili seluruh panitia dan jajaran DPN PERADI di bawah kepemimpinan Ketua Umum Prof. Dr. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.H., Bambang juga memberikan penghargaan yang tinggi kepada Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Dr. Syahlan, S.H., M.H. beserta segenap staf dan karyawan yang telah membantu pelaksanaan NMCC PERADI. Adapun kedatangan tersebut ditanggapi positif oleh Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Barat yang pada saat itu didampingi Wakil Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Erwin Djong, S.H., M.H.

 

“Sejak awal, kami sangat antusias dan mendukung adanya penyelenggaraan NMCC PERADI di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Itu sebabnya, kami langsung berupaaya untuk membantu kelancaran pelaksanaan NMCC PERADI sebaik mungkin, sebab kegiatan ini sejalan dengan program Mahkamah Agung untuk mensosialisasikan program E-court. Di samping itu, NMCC merupakan kegiatan positif untuk mendorong dan memotivasi mahasiswa hukum menjadi penegak hukum di masa yang akan datang,” Syahlan menegaskan.

 

Kompetisi Sidang Peradilan Semu bertema ‘Peradilan Tata Usaha Negara’ dan berbasis e-litigasi ini, digelar dalam rangka memperingati HUT Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) yang ke-15. Sebagai hasil akhir, juara pertama diraih Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, juara dua dari Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (UNNES), dan juara tiga, Fakultas Hukum UIN Sunan Kalijaga .

 

Penentuan ketiga juara ini dilakukan dengan cermat dan berat, setelah menilai berkas dan menyaksikan penampilan simulasi persidangan. Para Juri terdiri atas Hakim PTUN, pengajar Hukum Tata Usaha Negara, dan para advokat senior. Adapun sebagai hadiah, juara pertama mendapatkan uang tunai sebesar Rp25 juta dan trofi bergilir DPN PERADI; juara kedua mendapatkan uang tunai sebesar Rp20 juta, trofi, serta juara ketiga mendapatkan Rp15 juta. Ketiganya juga mendapatkan medali, sertifikat, dan pendidikan profesi advokat senilai Rp10 juta.

 

Selain itu, para pemenang terbaik kategori majelis hakim terbaik, penggugat terbaik, tergugat terbaik, panitera terbaik, saksi/ahli terbaik, dan berkas terbaik,  mendapatkan penghargaan masing-masing berupa uang tunai sebesar Rp1 juta, sertifikat, dan plakat.

 

Artikel ini merupakan kerja sama antara Hukumonline dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI).

Belum ada tanggapan
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua