Senin, 02 March 2020

Ini Kapasitas yang Perlu Ditingkatkan agar Sukses Jadi Legal Counsel!

Transformasi digital, kompetisi bisnis, serta pengembangan produk dan jasa yang bersifat dinamis, menjadi alasan bagi seorang legal counsel untuk terus meningkatkan kapasitas sebagai profesional hukum.
CT-CAT

Menjadi seorang legal counsel bukanlah perkara yang mudah. Menjadi orang pertama yang dimintai pendapat mengenai masalah hukum, serta terkait langsung dengan kepatuhan perusahaan merupakan tugas sehari-hari dan tantangan dari seorang legal counsel. Dalam kaitannya terhadap pengembangan bisnis, seorang legal counsel juga berkewajiban untuk memetakan risiko hukum dan kepatuhan perusahaan atas regulasi terkait bisnis perusahaan.

 

Transformasi digital, kompetisi bisnis serta pengembangan produk dan jasa yang bersifat dinamis, menjadi alasan bagi seorang legal counsel untuk terus meningkatkan kapasitas sebagai profesional hukum. Tak jarang, legal counsel juga diminta bertindak sebagai advokat untuk mewakili perusahaan dalam persidangan. Oleh karena itu, penting bagi setiap legal counsel untuk terus mengembangkan diri, salah satunya dengan mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) sebagai salah satu syarat untuk diangkat menjadi advokat.

 

Sebagai pusat dari komunitas hukum terbesar di Indonesia, Hukumonline senantiasa membantu legal counsel untuk mengembangkan kapasitasnya sebagai profesional hukum, salah satunya melalui PKPA.  Mengulang kesuksesan sebelumnya, PKPA Hukumonline kali ini terbagi atas weekend dan weekday class di Kantor Hukumonline.

 

PKPA Hukumonline didukung oleh puluhan pengajar berkualitas dari berbagai macam latar belakang profesional, seperti pengacara ternama, peneliti, perancang undang-undang serta akademisi. Jadi, ilmu yang didapat tidak sekadar teori, melainkan strategi terbaik dalam penanganan perkara hukum yang dapat diaplikasikan dengan mudah di dunia profesional.

 

“Saya memilih PKPA Hukumonline karena lebih kredibel. Narasumber yang bagus-bagus dan seimbang antara praktisi dan akademisi kampus. Selain itu jarak ke Hukumonline tidak jauh dari tempat saya dan jadwal kelas weekdays menjadi alasan saya ikut PKPA Hukumonline. Fasilitas yang diberikan juga luar biasa ada coffee break dan dinner,” ujar Iskandar Zulkarnain, legal counsel dari Telkom Property.

 

Kalangan Legal Counsel Mendominasi Latar Belakang Peserta PKPA Hukumonline

Tak seperti PKPA pada umumnya yang didominasi oleh calon advokat, jumlah peserta PKPA Hukumonline justru didominasi dari kalangan legal counsel. Rizqy Darulzain, Litigation and ADR Specialist dari PT Aneka Tambang (Persero), Tbk., memilih pendidikan PKPA di Hukumonline karena materi dan fasilitas yang memadai, “Akses peraturan/pusat data Hukumonline yang diberikan secara gratis selama 3 bulan juga sangat menunjang pekerjaan saya,” ucap Rizqy.

 

Siap meningkatkan kapasitas Anda sebagai profesional hukum? Ikuti PKPA Hukumonline Weekday Class, Senin sampai Jumat 18 Maret-21 April 2020 dan Weekend Class, Sabtu sampai Minggu, 21 Maret-12 April 2020. Segera bergabung dengan puluhan legal counsel lainnya dengan menghubungi Denada Aprilia melalui email [email protected] atau telepon di (021) 2270 8910.  Tempat terbatas hanya untuk 50 orang peserta!

 

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua