Kamis, 12 March 2020

MA Resmi Miliki 8 Hakim Baru

Semoga Tuhan Yang Maha Esa melimpahkan bimbingan dan tuntunannya kepada para pejabat, Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc yang baru dilantik itu.
Agus Sahbani
Gedung MA. Foto: RES

Ketua Mahkamah Agung (MA) M. Hatta Ali melantik dan mengambil sumpah 5 orang Hakim Agung pada Kamis, (12/3/2020) di ruang Prof Kusumah Atmadja, Gedung MA Jakarta. Dalam kesempatan yang sama, Hatta Ali juga melantik dan mengambil sumpah 3 orang Hakim Ad Hoc yang terdiri atas dua Hakim Ad Hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) tingkat kasasi, dan satu  Hakim Ad Hoc Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) tingkat kasasi.

 

Acara pelantikan dihadiri oleh para Pimpinan MA, Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, para Hakim Agung, Hakim Ad Hoc, perwakilan Komisi Yudisial, perwakilan Kepolisian RI, perwakilan Kejaksaan RI, para pejabat Eselon I dan II di lingkungan MA. Dengan dilantiknya lima orang Hakim Agung baru ini, maka jumlah Hakim Agung Republik Indonesia kini berjumlah 48 orang.

 

Dikutip dari laman resmi MA, pelantikan ini dibimbing langsung oleh Ketua MA agar para pejabat yang dilantik tersebut bersumpah akan memenuhi kewajiban sebagai Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Di bawah kitab suci al-Qur’an,  mereka bersumpah akan memegang teguh UUD Tahun 1945 dan menjalankan segala peraturan perundang-undanngan dengan selurus-lurusnya. Mereka juga berjanji akan berbakti kepada Nusa dan Bangsa.

 

Dalam sambutan singkatnya, Ketua MA M. Hatta Ali berharap semoga Tuhan Yang Maha Esa melimpahkan bimbingan dan tuntunannya kepada para pejabat, Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc yang baru dilantik.

 

Berikut adalah nama 5 Hakim Agung yang dilantik dan diambil sumpahnya:


  1. Soesilo, SH., MH, sebelumnya menjabat sebagai Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Banjarmasin.

  2. Dr. Dwi Sugiarto, SH., MH, sebelumnya menjabat sebagai Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Denpasar.

  3. Dr. Rahmi Mulyati, SH., MH, sebelumnya adalah Panitera Muda Perdata Khusus pada Mahkamah Agung.

  4. Drs. H. Busra, SH., MH, sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya.

  5. Brigjen TNI Sugeng Sutrisno, SH., MH sebelumnya adalah Hakim Militer Utama pada Pengadilan Militer Utama.

 

Sementara 3 Hakim Ad yang dilantik dan diambil sumpahnya yaitu:


  1. Dr. Agus Yuniato, SH., MH, sebelumnya adalah Hakim Ad Hoc Tipikor Tingkat Pertama pada Pengadilan Negeri Surabaya.

  2. Ansori, SH., MH, sebelumnya adalah Hakim Ad Hoc Tipikor Tingkat Banding pada Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah.

  3. Sugiyanto, SH., MH. sebelumnya adalah Hakim Ad Hoc PHI pada Pengadilan Negeri Semarang.

 

Pelantikan 5 Hakim Agung tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23/P Tahun 2020 tanggal 26 Februari 2020. Sedangkan pelantikan 2 Hakim Ad Hoc Tipikor dan 1 Hakim Ad Hoc PHI ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 27/P Tahun 2020 tanggal 6 Maret 2020.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua