Selasa, 24 March 2020

Jejak Sukses di Balik Usia Matang Makarim & Taira S.

Di usianya yang ke-40, Makarim & Taira S. (M&T) tetap menjadi firma hukum bisnis terkemuka dengan beragam layanan hukum korporasi, perbankan, serta pendampingan kasus litigasi dan nonlitigasi.
CT-CAT
Makarim & Taira S. Foto: istimewa.

Tahun lalu, rangkaian survei Corporate Law Firms Ranking 2019Hukumoline telah menempatkan Makarim & Taira S. (M&T) dalam jajaran sepuluh firma hukum terbesar di Indonesia. Sematan predikat tersebut tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya, memasuki tahun yang keempat puluh—M&T secara konsisten terus menunjukkan kontribusinya dalam industri hukum.  

 

Kompetensi M&T tidak lepas dari tangan dingin dua pendirinya: Nono Anwar Makarim dan Frank Taira Supit. Sama-sama berkolega sejak berkuliah di Universitas Harvard, keduanya sepakat untuk membangun sebuah kantor hukum pada 1980. Tidak heran jika M&T selalu dikenal baik di Indonesia mapun secara internasional  sebagai ‘firma hukum terkemuka’. Di kalangan kantor hukum Indonesia, tidak jarang M&T digunakan sebagai ‘acuan’ bagi kantor-kantor hukum mereka.  

 

Serangkaian penghargaan sebagai ‘kantor pengacara terbaik’ secara nasional dan internasional telah diperolehnya. Setidaknya, selama empat tahun berturut-turut, firma hukum ini telah masuk dalam kategori Outstanding Firm Asialaw Profile pada 2016 hingga 2019 dan IFLR 1000 Top Tier Firm (2016-2019). M&T juga menjadi kandidat yang masuk dalam Shortlisted Chambers Asia-Pasific Award 2018; P Rankings 2018 by The Asian Legal Business (ALB); Benchmark Litigation Asia-Pasific Rankings; serta Asian Legal Business Merger & Acquisitions Rankings. Sepak terjang M&T tentu tidak berhenti sampai di situ. Senantiasa berupaya meningkatkan kualitas dan layanan hukumnya, M&T siap memberikan pelayanan hukum terbaik kepada klien.

 

Wawasan Praktik Bisnis yang Mumpuni

Selama 40 tahun, M&T telah membina jejaring kuat dengan sejumlah klien besar dengan cakupan layanan mulai dari hukum korporasi, perbankan, maupun litigasi. M&T terdiri atas para konsultan hukum berpengalaman dan berwawasan, yang benar-benar mengenali kebijakan maupun regulasi industri Indonesia yang kompleks serta dinamis. Terlebih, di dunia industri dan bisnis, dengan area praktik meliputi penerbangan, perbankan dan keuangan, pasar modal, konstruksi, fintech, investasi, waralaba, hotel dan pariwisata, kepailitan dan restrukturisasi, kekayaan intelektual, IT dan telekomunikasi, litigasi dan penyelesaian sengketa, merger dan akuisisi, proyek pertambangan dan energi, daya dan infrastruktur, real estate, dan transportasi.

 

“Telah lama dipercaya sebagai penasihat hukum yang memberikan solusi maupun saran praktis dalam melakukan bisnis, kami berkomitmen untuk memberikan layanan maksimal dan membimbing klien dalam memahami lanskap regulasi di Indonesia yang kompleks, sehingga mereka dapat mencapai tujuan komersial masing-masing. Ini meliputi keputusan investasi asing, hingga proses pendirian dan operasi bisnis di Indonesia,” tulis M&T dalam situs resminya.

 

Untuk itu, sebagai upaya memberikan pelayanan terbaik bagi klien, M&T tidak berhenti berinovasi dan terus mendorong para konsultan hukumnya untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas diri. M&T tidak memungkiri, mempertahankan salah satu kantor hukum ‘tertua’ di Indonesia tahun bukan hal yang mudah. Namun, itu semua tidak lepas dari dukungan, komitmen, serta kombinasi pengalaman dan latar belakang para konsultan hukum di dalamnya.

 

Terus Melaju dan Berinovasi

Era industri 4.0 menyuguhkan beragam kemudahan, juga perubahan di setiap lini kehidupan manusia. M&T paham betul situasi ini, dan karenanya—ia berupaya untuk terus beradaptasi dan berinovasi, salah satunya dengan penggunaan teknologi. “Berkat kemajuan teknologi, big data, dan sistem otomatisasi, ada perubahan besar dalam lingkungan di masa ini. Namun, kami optimis—‘inovasi hukum’ telah menjadi kata kunci yang bisa digunakan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan pasar,” tulis M&T.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua