Sabtu, 28 March 2020

Penting! 3 Rambu INI Perlu agar Notaris Tak Sembarang Buat Akta Selama Wabah Covid-19

Persoalan video conference dalam pembuatan akta notaris masih menjadi perdebatan. Notaris mungkin tidak keluar dari wilayah jabatannya. Hanya saja tidak ada kejelasan soal kehadiran fisik penghadap. Belum ada penafsiran lain yang diterima dunia hukum soal menghadap ke notaris selain dengan cara kehadiran fisik.

“Kalau ada yang butuh dengan jasa notaris, mereka yang harus datang ke tempat notaris. Bukan sebaliknya,” Aulia menegaskan. Penghadap bisa leluasa memilih notaris di mana saja. Pembatasan wilyah kerja hanya mengikat notaris.

Cahyo mengakui bahwa Pemerintah perlu membuat kebijakan khusus agar pelayanan publik tetap bisa berjalan baik. Termasuk pula pelayanan oleh notaris yang berkaitan administrasi hukum umum. Cuma, kebijakan itu pun tidak boleh menabrak ketentuan dalam undang-undang. “Pemerintah pun harus konsultasi dengan pemangku kepentingan seperti dunia usaha dan PP INI.”

Ia berpendapat fasilitas teknologi video conference untuk pelayanan notaris dalam pembuatan akta tidak bisa langsung diterapkan. “Dalam situasi seperti ini kita harus bijak bersikap. Ada aturan dalam undang-undang. Saat ini memang semua aktivitas dibatasi,” kata Cahyo.

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua