Kamis, 09 April 2020

Menjaga Kepercayaan

Perlu diingat bahwa tantangan dunia peradilan ke depan semakin besar dan kompleks.
RED
Ilustrasi: HGW

Melalui ‘pemilu’ di lingkungan Mahkamah Agung, M Syarifuddin terpilih sebagai ketua baru menggantikan M Hatta Ali yang memasuki masa pensiun. Sebagai pimpinan baru, beragam tantangan dan tugas telah menanti Syarifuddin. Terobosan dan inisiatif dari “Sang Nahkoda” sangat dinantikan agar terwujudnya badan peradilan Indonesia yang agung.

 

Sejumlah kebijakan untuk mendukung pembaruan peradilan memang telah dikeluarkan. Seperti, Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP); Sistem Administrasi Perkara dan Persidangan Elektronik (E-Court dan E-Litigasi); Sistem Penerimaan Pengaduan Online (SIWAS); Tata Cara Penyelesaian Gugatan Sederhana (Small Claim Court); Pedoman Mengadili Perkara Perempuan yang Berhadapan dengan Hukum.

 

Namun, apakah pelaksanaan kebijakan-kebijakan tersebut tepat sasaran dan memudahkan para pencari keadilan? Ini yang harus dipastikan ketua baru. Mengawasi pelaksanaan kebijakan yang telah berjalan menjadi penting agar kebijakan yang telah diterbitkan tak menjadi sia-sia. Amanah publik harus dijaga dan dilaksanakan.

 

Misalnya soal efektivitas pengawasan di internal Mahkamah Agung. Meski sudah ada SIWAS, namun proses penanganan pengaduan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung perlu lebih transparan lagi dan menunjukkan proses penyelesaian pengaduan yang diharapkan pelapor.

 

Soal lain berkaitan dengan tantangan perkembangan teknologi di dunia peradilan yang semakin cepat. Melalui kebijakan E-Court dan E-Litigasi, tantangan tersebut memang telah terjawab. Namun, pelaksanaannya belum merata. Perkembangan teknologi bukan hanya alasan pelaksanaan kebijakan ini, tapi juga untuk mengantisipasi kejadian luar biasa seperti merebaknya pandemi Covid-19 belakangan ini.

 

Pelaksanaan sistem peradilan elektronik nantinya bukan hanya untuk masa-masa pandemi, tapi untuk memudahkan masyarakat pencari keadilan dan kuasa hukumnya mengakses persidangan tanpa mengenal batas dan waktu. Bahkan, persidangan yang sebelumnya ‘mahal’ karena ongkos ke pengadilan yang jauh bisa menjadi murah.

 

Sudah saatnya, Mahkamah Agung mengajak aparatur penegak hukum lain yang juga bertugas saat acara peradilan untuk aplikatif dengan teknologi. Semakin penggunaan sistem peradilan elektronik ini digunakan seluruh aparat penegak hukum, maka dampak positif akan semakin dirasakan para percari keadilan.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua