Tajuk

Perang Tak Berujung

Bersama kita bisa mengatasi semua masalah sebesar apapun.
Oleh:
RED
Bacaan 2 Menit

 

Walaupun sistem ekonomi kita mungkin lebih baik dibanding tahun 1998 dan 2008, dan kita akan lebih cepat bangkit, tetapi dengan tingkat pertumbuhan sekitar 1% (kalaupun ini terjadi) akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk kita kembali bangkit. Memberikan mimpi boleh saja, tetapi bukankah lebih baik memberikan semangat untuk bangkit dengan rendah hati dan mengajak semua unsur masyarakat, baik teman maupun lawan politik, untuk berkontribusi dalam menangani krisis ini merupakan cara berkomunikasi yang lebih baik?

 

Kita bersama saksikan sekarang ini bahwa solidaritas sosial mulai bangkit. Penyiapan sistem kesehatan kita bukan saja menjadi monopoli pemerintah, tetapi banyak pengusaha dan bahkan warga negara dengan uang pas-pasan ikut membantu. Dorongan untuk membantu yang lemah juga bangkit secara meluas. Wilayah-wilayah terkecil di tingkat RW mulai mendesakkan sistem karantina dan social distancing secara ketat. Dapur-dapur umum mulai diusahakan oleh masyarakat sendiri. Tetangga yang membutuhkan bantuan mulai menerima uluran tangan. Sejumlah keluarga mampu mengembalikan bantuan sembako yang menurut mereka salah sasaran. Demikian akan bergulir seterusnya.

 

Pemerintah perlu merangkul upaya-upaya ini dengan rendah hati. Untuk memberikan semangat kepada rakyat yang juga sedang berjuang memenuhi anjuran pemerintah dan hidup dengan gerakan terbatas, sebaiknya para pejabat kita berkomunikasi lebih baik. Bersama kita bisa mengatasi semua masalah sebesar apapun. Resiliensi umat manusia sudah terbukti dalam mempertahankan peradaban manusia.

 

ats - Babakan Madang, 17 April 2020     

Berita Terkait