Hukumonline's NeXGen Lawyers 2020

Tanya W. Kusumah Buktikan Ibu Bekerja Mumpuni Tangani Kasus Besar

Tanya memfokuskan praktiknya di bidang korporasi. Pengalamannya mencakup bidang hukum pasar modal, perbankan, dan bisnis komersial.
Oleh:
CT-CAT
Bacaan 2 Menit
Tanya Widjaja Kusumah, Senior Associate Divisi Korporasi dari kantor hukum Anggraeni and Partners. Foto: istimewa.
Tanya Widjaja Kusumah, Senior Associate Divisi Korporasi dari kantor hukum Anggraeni and Partners. Foto: istimewa.

Profesi full time working mother (ibu bekerja) memang acap kali dipandang sebelah mata. Namun, Tanya Widjaja Kusumah, Senior Associate Divisi Korporasi dari kantor hukum Anggraeni and Partners mengubah asumsi tersebut. Meski tetap menjalankan perannya sebagai seorang ibu, tidak berarti pekerjaannya terbengkalai.

 

Di Anggraeni and Partners, Tanya bertanggung jawab dalam Divisi Korporasi dan mengelola beberapa anggota tim yang solid. Sebelumnya, ia pernah bekerja sebagai legal staff di salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia dan di boutique corporate firm. Keduanya, membuat pengalaman dan kemampuannya makin terasah di bidang bisnis korporasi. Selain itu, Tanya juga berpengalaman di bidang hukum pasar modal, perbankan, serta bisnis komersial.

 

Tanya telah mewakili klien dalam beberapa kasus dan transaksi berskala besar, di antaranya pembiayaan terhadap perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Air 510 (4 x 127,5) MW. Ia pernah berpartisipasi dalam restrukturisasi hutang USD350 juta melalui sindikasi bank internasional dan nasional untuk perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Air.

 

Selain itu, Tanya berperan dalam kerja sama penyediaan kendaraan angkutan khusus di Bandara Internasional Soekarno Hatta antara salah satu induk koperasi dengan perusahaan unicorn penyedia aplikasi terbesar di Indonesia. Dalam bidang pengadaan, Tanya pernah berpartisipasi dalam pemeriksaan terhadap pengadaan barang dan/atau jasa salah satu perusahaan multinasional produsen minyak terbesar di Indonesia, serta mewakili suatu perusahaan telekomunikasi Jepang dalam negosiasi kontrak penyediaan sistem informasi untuk Asian Games 2018. Sebagai bentuk dukungan atas pengembangan leadership skill untuk memenuhi   perannyadalam pekerjaan, maka di awal tahun 2020, Tanya telah mengikuti program pelatihan Professional Coach Certification Program Batch 71 selama 30 jam yang diselenggarakan Coaching Indonesia. Pelatihan ini juga diakui oleh International Coaching Federation.

 

Perihal menjalani peran ganda sebagai ibu dan konsultan hukum, Tanya percaya bahwa di usia muda, work life balance penting dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Apalagi, advokat merupakan profesi yang memerlukan dedikasi tinggi terhadap pekerjaan, klien, dan kantor hukum. “Hal ini tidak akan berjalan dengan sempurna tanpa dukungan dari keluarga, kantor, maupun rekan di kantor,” tutur Tanya. 

 

Artikel ini merupakan kerja sama antara Hukumonline dengan kantor hukum Anggraeni & Partners.

Berita Terkait