Jumat, 24 April 2020

Dukung Pekerja Medis, DPN Peradi Serahkan Bantuan APD kepada PB IDI

Enam ribu APD untuk dokter dan tenaga medis telah diserahkan Peradi melalui PB IDI.
CT-CAT
Enam ribu APD untuk dokter dan tenaga medis telah diserahkan Peradi melalui PB IDI. Foto: istimewa.

Kamis lalu (23/4), Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) di bawah kepempimpinan Ketua Umum, Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.H. dan Sekretaris Jenderal, Thomas E. Tampubolon, S.H., M.H. telah menyerahkan bantuan berupa dua ribu set alat pelindung diri (APD) kepada para dokter dan tenaga medis melalui Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI). Penyerahan APD yang dihadiri oleh perwakilan IDI, yaitu Wakil Sekretaris Jenderal PB IDI, dr. Ferry Rahman mewakili Ketua Umum Dr. Daeng M. Faqih, SH., MH. ini dilaksanakan di Sekretariat Nasional DPN PERADI, Grand Slipi Tower, Jakarta Barat; dan merupakan bentuk nyata dukungan advokat untuk profesi dokter yang saat ini menjadi garda terdepan dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Indonesia.

 








Nikmati Akses Gratis Koleksi Peraturan Terbaru dan FAQ Terkait Covid-19 di sini.


 

Fauzie Yusuf Hasibuan mengatakan, perlengkapan APD merupakan bantuan tepat yang dapat digunakan oleh para tenaga medis. Penyerahan enam ribu APD yang terdiri atas dua ribu coverall, dua ribu alat pelindung wajah (face shield), dan dua ribu masker ini merupakan awal aksi dari bantuan Peradi yang akan berlanjut dan dilakukan secara masif di berbagai daerah. “Sesama insan profesi yang memikul amanat sumpah profesi, kami advokat Indonesia terpanggil untuk ikut serta memberi dukungan nyata kepada dokter dan pekerja medis yang bekerja penuh risiko, tidak hanya untuk dirinya melainkan keluarganya,” tutur dia.

 

Ketua Tim Koordinasi dan Informasi Pandemi Covid-19 Peradi, Riri Purbasari Antariksa, SH., LLM., MBA. mengatakan, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi juga melakukan aksi bantuan baik kepada pekerja medis maupun masyarakat. Adapun Tim Koordinasi dan Informasi Pandemi Covid-19 merupakan satuan khusus yang dibentuk DPN Peradi untuk mengkoordinasi seluruh DPC Peradi se-Indonesia dalam hal kesatuan sikap tindak dan kebijakan tugas keadvokatan menghadapi situasi pandemi Covid-19.  

 

Thomas E. Tampubolon menjelaskan, selain kegiatan kemanusiaan ini didanai organisasi, DPN Peradi juga membuka rekening Dompet Peduli yang memberi kesempatan advokat di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi. "Kami mengajak rekan-rekan sejawat untuk turut mengulurkan tangan dalam menghadapi pandemi global ini. Dana yang masuk akan dikelola secara transparan dan dapat diikuti pada website Peradi,” Thomas menambahkan.

 

Acara terbatas ini juga dihadiri oleh pejabat dari Kemenkes RI dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPN); yang hal ini Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 RI.

 








Artikel ini merupakan kerja sama antara Hukumonline dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).


Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua