Kamis, 07 Mei 2020

6 Transformasi Cara Berhukum yang Mungkin Permanen Pasca Covid-19

(Baca juga: Cerita Implementasi Sidang Perkara Pidana Secara Online di Pengadilan Negeri).

Sidang perkara pidana dengan telekonferensi ini bukan kewajiban. MA memberikan keleluasaan Pengadilan memilih cara yang paling tepat untuk kepentingan pencari keadilan.  Sejumlah Pengadilan di Jakarta berinisiatif menerapkan persidangan perkara pidana dengan menggunakan telekonferensi video.

Memang belum semua Pengadilan memiliki teknologi pendukung Masih perlu koordinasi lebih lanjut lintas sektoral untuk menyiapkan semua kebutuhan ini. Setidaknya cara ini mendapat dukungan pihak Kejaksaan Agung.

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin meminta seluruh Kepala Kejaksaan Tinggi mendorong persidangan perkara pidana secara online. Burhanuddin menginginkan pelaksanaannya di seluruh kejaksaan tinggi se-Indonesia. Kejaksaan diminta bekerja sama dengan inisiatif yang sudah digagas Pengadilan.

Belakangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Jakarta telah memilih langkah serupa. Bukan tidak mungkin akan terbit regulasi permanen soal persidangan dengan telekonferensi video. Sistem e-litigasi bisa menjadi praktik normal baru pasca wabah Covid-19.

(Baca juga: Masalah Pembuktian di Sidang Tipikor Secara Daring).

2. Rapat Umum Pemegang Saham

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberi izin penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) oleh Perusahaan Terbuka atau Emiten dengan pemberian kuasa secara elektronik. Cara ini disebut e-Proxy. Sementara sistem e-RUPS disediakan oleh Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian dan Pelaksanaan RUPS seperti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Merujuk Pasal 77 UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan terbatas (UU PT), ada landasan hukum pelaksanaan RUPS secara daring atau online. Ada tiga bentuknya yaitu menggunakan media telekonferensi, video konferensi, atau sarana media elektronik lain. Syarat formil yang harus dipenuhi e-RUPS adalah seluruh peserta RUPS harus bisa melihat dan mendengar yang terjadi dalam RUPS. Selain itu mereka harus dapat berpartisipasi langsung dalam rapat.

Sedangkan e-Proxy adalah cara baru berdasarkan POJK Nomor 15/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka. POJK ini mengubah POJK No. 32/POJK.04/2014 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perusahaan Terbuka.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua