Kamis, 07 May 2020

6 Transformasi Cara Berhukum yang Mungkin Permanen Pasca Covid-19

(Baca juga: OJK Terbitkan 5 Aturan Soal Penanganan Dampak Covid-19).

Penerbitan POJK tersebut untuk meningkatkan partisipasi pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka. Terutama untuk mencapai kuorum kehadiran. Pemegang saham dapat melakukan pemberian kuasa secara elektronik kepada pihak ketiga untuk mewakilinya hadir dan memberikan suara dalam RUPS.

“Dari sisi Konsultan Hukum tentunya sangat mendukung terobosan yang dilakukan di tengah-tengah situasi Covid-19 ini,” kata partner dari kantor hukum Assegaf Hamzah & Partners, Mohammad Renaldi Zulkarnaen.

(Baca juga: Beda e-Proxy dengan RUPS Online dalam Hukum Perseroan).

3.Tanda Tangan Elektronik

Sudah sekira 10 tahun yang lalu UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) mengakui keabsahan penandatanganan suatu kontrak secara elektronik. Pengaturan lebih lanjut di PP No. 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik bahkan memiliki Bab V khusus tentang Tanda Tangan Elektronik.

Pasal 11 ayat (1) UU ITE jelas menyebut bahwa tanda tangan elektronik memiliki kekuatan hukum dan akibat hukum yang sah. Hanya saja anggapan soal kekuatan pembuktian di persidangan masih jadi perdebatan.

(Baca juga: Tanda Tangan Elektronik: Keabsahan dan Pembuktiannya di Hadapan Pengadilan).

Mahkamah Agung belum juga menerbitkan petunjuk tentang pemeriksaan tandatangan elektronik. Kini, saat berbagai kontrak sulit ditandatangani basah karena pembatasan sosial, tentu tanda tangan elektronik termasuk solusi. Sangat mungkin tanda tangan elektronik akan semakin diperkuat dengan petunjuk teknis MA untuk pemeriksaan dalam sidang perkara. Manfaat tanda tangan elektronik menjadi sangat terbukti untuk ikut mendukung e-court dan e-litigasi yang diusung MA.

4.Praktik Kantor Advokat

“Sepertinya kami tidak perlu ruangan kantor yang besar lagi,” kata Senior Partner Guido Hidayanto & Partners, Mohamad Kadri. Kadri mengakui aktifitas working from home (WFH/bekerja dari rumah) besar-besaran akibat wabah Covid-19 menjadi pengalaman baru termasuk untuk law firm.

Ternyata produktifitas kerja lawyer tetap bisa terjaga dengan efisiensi waktu. Misalnya waktu perjalanan ke kantor bisa dipangkas dan dialihkan pada pekerjaan lain. Apalagi pekerjaan dilakukan dari rumah. “Saya sampai tidak merasa lelah sudah meeting berjam-jam dari rumah lewat telekonferensi video,” kata Kadri berbagi pengalamannya.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua