Selasa, 26 Mei 2020

Dari Nafkah untuk Istri yang Menceraikan Suami Sakit hingga Polisi Merusak Barang Bukti

Artikel lain yang popular dibaca apakah bisa dipidana karena dianggap meniru kata-kata bijak hingga dampak pindahnya Ibukota terhadap wilayah jabatan notaris.
Tim Hukumonline

Tak terasa, bulan Ramadan telah berlalu. Bagi umat Muslim Indonesia, Ramadan tahun ini berbeda akibat pandemi Covid-19. Di tengah segala keterbatasan, semangat untuk menciptakan Ramadan yang bernilai tetaplah tidak mengendur. Semangat yang sama juga tetap dipertahankan oleh Klinik Hukumonline dalam konten yang diproduksinya.

Sepanjang Ramadan, Klinik tetap konsistenmemberikan kesempatan luas kepada masyarakat untuk memperoleh jawaban dari para praktisi maupun ahli atas masalah hukum sehari-hari. Secara khusus, Klinik juga mengangkat topik hukum Islam bersama pakarnya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan terkait.

Berdasarkan hasil rangkuman tim Klinik Hukumonline, artikel terpopuler pada pekan lalu sangat terkait dengan hukum keluarga Islam. Artikel tersebut menyoroti masalah nafkah bagi Istri yang menceraikan suaminya yang sakit. Di luar itu, hukumnya polisi yang diduga merusak barang bukti juga mendapat atensi tinggi dari pembaca. Selengkapnya, berikut rangkuman 10 artikel Klinik terpopuler sepanjang sepekan terakhir.


  1. Cerai karena Suami Sakit, Masihkah Istri Berhak Memperoleh Nafkah?

Pada dasarnya, tidak tertutup kemungkinan dalam perkara cerai gugat, istri sebagai pihak penggugat menuntut nafkah madhiyah, nafkah idah, nafkah mutah, dan nafkah anak, sepanjang alasan perceraian bukan karena nusyuz. Yang dimaksud dengan nusyuz adalah perbuatan tidak taat dan membangkang seorang istri terhadap suami (tanpa alasan) yang tidak dibenarkan oleh hukum.

Namun demikian, dikabulkannya permohonan ini sifatnya kasuistik, tergantung alasan dan kondisi-kondisi yang terjadi. Termasuk kemampuan ekonomi suami yang tentu saja terdampak oleh kondisinya yang sakit.


  1. Pengertian Grundnorm dan Staatsfundamentalnorm

Menurut Hans Kelsen, hubungan antara keabsahan norma dan kewenangan pembentukan norma membentuk rantai hierarki norma-norma yang berujung pada grundnorm. Suatu norma dapat dikategorikan sebagai grundnorm apabila eksistensi dan nilai kebenaran dari norma tersebut diandaikan dan tidak dapat ditelusuri lagi.

Adapun staatsfundamentalnorm adalah landasan umum dari suatu tatanan hukum undang-undang dasar. Berdasarkan undang-undang dasar tersebut terbentuklah suatu undang-undang yang memberikan wewenang untuk membentuk suatu peraturan.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua