Rabu, 27 May 2020

Pengerahan TNI-Polri Saat New Normal

Aparat TNI-Polri akan turun ke titik-titik keramaian dalam rangka mendisiplinkan masyarakat selama pandemi Corona masih mewabah di Indonesia.
Resa Esnir
Foto: RES

Mewabahnya Coronan Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Indonesia terus menjadi fokus bagi pemerintah.

Bahkan, Presiden Jokowi mengintruksikan kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk mengerahkan personelnya guna menertibkan masyarakat dalam pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Pengerahan tersebut dilakukan dalam rangka persiapan menuju prosedur standar new normal di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota.

"Akan digelar di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota mulai hari ini," kata Jokowi seusai meninjau kesiapan new normal di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (26/5).

Pengerahan pasukan dari TNI-Polri tersebut bertujuan untuk mendisiplinkan protocol Kesehatan masyarakat sesuai dengan aturan PSBB.

Aparatur TNI-Polri, nantinya akan turun ke titik-titik keramaian dalam rangka mendisiplinkan masyarakat selama pandemi Corona masih mewabah di Indonesia.

"Titik-titik tersebut diantaranya tempat-tempat lalu lintas masyarakat, stasiun MRT, terminal bus, mal-mal, pasar-pasar rakyat dan tempat pariwisata,” katanya.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua