Selasa, 02 Juni 2020

Ketua KPK: Korupsi Khianati Nilai Pancasila

Ia menambahkan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa serta rakyat Indonesia merupakan nilai-nilai luhur yang digali dari budaya bangsa. "Pancasila tidak hanya dijadikan untuk hafalan semata, tetapi amalkanlah nilai-nilai luhur yang ada di Pancasila. Selamat memperingati Hari Lahirnya Pancasila 2020," ucap Firli.

Sementara Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan nilai-nilai luhur Pancasila harus dihadirkan secara nyata dalam kehidupan. Bagi Presiden peringatan hari kelahiran Pancasila tahun ini dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 yang menguji daya juang sebagai bangsa.

“Menguji pengorbanan kita, menguji kedisiplinan kita, menguji kepatuhan kita, menguji ketenangan dalam mengambil langkah kebijakan yang cepat dan tepat,” ujar Presiden saat memberikan amanat dalam acara Peringatan Hari Lahir Pancasila dari Ruang Garuda Istana Kepresidenan Bogor, Senin (1/6/2020) seperti dikutip setkab.go.id

Dalam menghadapi semua ujian tersebut, Presiden mengajak semua bersyukur bahwa Pancasila tetap menjadi bintang penjuru untuk menggerakkan semuanya, menggerakkan persatuan dalam mengatasi semua tantangan, menggerakkan rasa kepedulian bersama untuk saling berbagi.

“Memperkokoh persaudaraan dan kegotongroyongan kita untuk meringankan beban seluruh anak negeri, dan menumbuhkan daya juang kita dalam mengatasi setiap kesulitan dan tantangan yang kita hadapi,” tutur Presiden dalam Peringatan yang mengangkat tema “Pancasila Dalam Tindakan Gotong Royong Menuju Indonesia Maju”.

Pancasila, menurut Presiden, harus terus menjadi nilai yang hidup dan bekerja dalam kehidupan kita. “Nilai yang bekerja dalam kebijakan dan keputusan Pemerintah. Nilai yang hidup terus bergelora dalam semangat rakyat Indonesia,” katanya. (Baca Juga: Mulai Tahun Depan, 1 Juni Libur Nasional Hari Lahir Pancasila)

Seperti diketahui, berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila tertanggal 1 Juni 2016, 1 Juni 1945 ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila. Setiap tanggal 1 Juni, pemerintah, semua komponen bangsa, dan masyarakat memperingati Hari Lahir Pancasila sekaligus sebagai hari libur nasional. Penetapan ini mulai berlaku pada 1 Juni tahun 2017.   

Penetapan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila, didasarkan karena pertama kali Pancasila sebagai dasar negara diperkenalkan oleh Ir. Soekarno di depan sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945. Lalu, sejak kelahirannya pada 1 Juni 1945, Pancasila mengalami perkembangan hingga menghasilkan naskah Piagam Jakarta pada 22 Juni 1945 oleh Panitia Sembilan dan disepakati menjadi rumusan final pada 18 Agustus 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Bagi pemerintah, rumusan Pancasila sejak 1 Juni 1945 yang dipidatokan Ir. Soekarno, rumusan Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945, hingga rumusan final tanggal 18 Agustus 1945 adalah satu kesatuan proses lahirnya Pancasila sebagai Dasar Negara. Sedangkan, tanggal 18 Agustus 1945 telah ditetapkan sebagai Hari Konstitusi berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 2008, sehingga melengkapi sejarah ketatanegaraan Indonesia.

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua