Jumat, 19 Juni 2020

Mengenal Intervensi Pihak Ketiga dalam Perkara Perdata

Dalam hukum acara perdata, dikenal 3 jenis intervensi, yaitu voeging, tussenkomst, dan vrijwaring.
CT-CAT

Dalam proses pemeriksaan perkara perdata, kadang-kadang ada pihak ketiga yang menggabungkan diri, baik atas inisiatif sendiri atau ditarik paksa pihak yang berperkara. Ini disebut sebagai intervensi.

 

Dalam hukum acara perdata, dikenal 3 jenis intervensi, yaitu voeging, tussenkomst, dan vrijwaring. Simak penjelasannya dalam Melek Hukum kali ini!

 

Jika ada pertanyaan, silakan kirim ke http://www.hukumonline.com/klinik, tapi sebelum kirim, silakan cek arsip jawaban dulu, ya!

 

1. Voeging

Selengkapnya: Jenis-Jenis Intervensi Pihak Ketiga dalam Perkara Perdata - bit.ly/JenisIntervensi

 

2. Contoh Voeging

Selengkapnya: Jenis-Jenis Intervensi Pihak Ketiga dalam Perkara Perdata -  bit.ly/JenisIntervensi

 

3. Tussenkomst

Selengkapnya: Jenis-Jenis Intervensi Pihak Ketiga dalam Perkara Perdata - bit.ly/JenisIntervensi

 

4. Contoh Tussenkomst

Selengkapnya: Jenis-Jenis Intervensi Pihak Ketiga dalam Perkara Perdata – bit.ly/JenisIntervensi

 

5. Vrijwaring

Selengkapnya: Jenis-Jenis Intervensi Pihak Ketiga dalam Perkara Perdata - bit.ly/JenisIntervensi

 

6. Contoh Vrijwaring

Selengkapnya: Jenis-Jenis Intervensi Pihak Ketiga dalam Perkara Perdata - bit.ly/JenisIntervensi

 

Putusan:


  1. Putusan PN Yogyakarta No. 100/Pdt.G/2014/PN.Yyk - bit.ly/PutusanPNYogyakarta;

  2. Putusan PN Tabanan No. 47/Pdt.G/2018/PN Tab - bit.ly/PutusanPNTabanan;

  3. Putusan PT DKI Jakarta No. 453/PDT/2019/PT DKI - bit.ly/PutusanPTDKI.

 

Referensi:


  1. Caroline Maria M. dan Harjono. Studi Kajian tentang Gugatan Intervensi dalam Perkara Perdata. Jurnal Verstek Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret, Vol. 8, No. 1, 2020 (“Jurnal Verstek FH UNS”) - bit.ly/JurnalFHUNS;

  2. Puri Galih Kris Endarto. Tinjauan Yuridis Gugatan Intervensi Tussenkomst sebagai Upaya Hukum Alternatif dalam Gugatan Hukum Acara Perdata Biasa. Jurnal Pandecta Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang, Vol. 5, No. 2, 2013 (“Jurnal Pandecta FH UNNES”)  - bit.ly/JurnalFHUNNES.

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua