Selasa, 23 June 2020

Jatuh Bangun Jawara Konsultan Hukum Pasar Modal dan Notaris di Transaksi IPO 2019

Terkait dengan jumlah transaksi IPO yang ditangani oleh notaris, untuk tahun ini aktivitas penanganan transaksi IPO terbanyak berturut-turut adalah Christina Dwi Utami dengan 13 transaksi, Rahayu Ningsih dengan 7 transaksi, dan  Fathiah Helmi dengan 5 transaksi. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, posisi 3 besar diduduki oleh 4 orang notaris, di mana di antaranya adalah 3 di tahun ini, hanya terdapat pergeseran posisi. Notaris Rahayu Ningsih yang menempati posisi kedua tahun ini, menempati posisi pertama pada tahun lalu, dengan penanganan transaksi sebanyak 10 kali, yang berarti pada tahun ini mengalami penurunan sebanyak transaksi.

Hal senada juga terjadi pada notaris Fathiah Helmi yang menempati posisi kedua tahun lalu dengan 6 kali transaksi, pada tahun ini, bergeser di posisi ke-3 dengan jumlah penanganan sebanyak 5 kali yang berarti mengalami penurunan 1 kali transaksi dibandingkan tahun lalu. Sementara itu notaris Christina Dwi Utami yang menempati posisi pertama pada tahun ini, mempunyai kenaikan jumlah penanganan transaksi yang signifikan jika dibandingkan dengan tahun lalu. Di mana pada tahun lalu menempati posisi ke-3 dengan jumlah penanganan sebanyak 5 transaksi IPO, pada tahun ini meningkat 160% menjadi 13 transaksi. Berikut grafik yang menunjukkan pergeseran posisi tersebut.

Hal lain yang disorot dalam Laporan Khusus kali ini mengenai jumlah dan jenis sektor emiten yang melakukan transaksi IPO tahun 2019. Sektor tertinggi pada transaksi IPO adalah Sektor Perdagangan Jasa dan Investasi yakni sebanyak 19 emiten. Sektor Properti Real Estate dan Konstruksi Bangunan 8 emiten. Sektor Industri Dasar dan Kimia sebanyak 6 emiten. Sektor Infrastruktur Utilitas dan Transportasi dan Sektor Aneka Industri masing-masing sebanyak 5 emiten. Sektor Pertambangan 3 emiten, Sektor Finance 2 emiten dan Sektor Pertanian 1 emiten.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai “Peringkat Konsultan Hukum Pasar Modal dan Notaris di Transaksi IPO 2019” silahkan kunjungi situs ranking.hukumonline.com/capitalmarket2019  atau email ke [email protected].

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua