Sabtu, 27 June 2020

Andhika Sudarman: Berkuliah, Berprestasi dan Berpidato Wisuda di Kampus Hukum Terbaik Dunia

Selain network berharga dengan mahasiswanya, pengajar di Harvard Law School benar-benar menjunjung tinggi kualitas dengan latar belakang yang tidak biasa.
Hamalatul Qur’ani
Andhika Putra Sudarman. Foto: Istimewa

Siapa yang tak kenal Harvard University? Ada banyak sekali petinggi-petinggi dunia yang merupakan jebolan dari kampus ini, tak terkecuali mantan Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama. Obama yang pernah mengenyam sekolah dasar di SDN Menteng 01 Jakarta, diketahui memperoleh gelar Jurist Doctor (JD) dari Harvard Law School (HLS) pada 1991.

Kini, Andhika Putra Sudarman, seorang Mahasiswa asal Tanjung Pinang yang menyelesaikan S1 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI), juga telah berhasil menyelesaikan kuliah S2 nya di HLS. Tak tanggung-tanggung, Ia bahkan terpilih berpidato pada wisuda kelulusan Kampus Hukum Nomor 1 dunia versi QS World University Rankings itu.

Sosok Andhika bahkan disebut-sebut sebagai satu-satunya orang Indonesia yang terpilih berpidato mewakili wisudawan di HLS. Sedikit flashback, Andhika diketahui sudah terpilih untuk menjadi “Class Marshal” di angkatannya. Hanya terdapat 6 orang Class Marshal (perwakilan kelas yang dipilih melalui seleksi) yang mewakili sekitar 800 orang wisudawan. Awalnya, Ia hanya bercanda hendak ikut pemilihan karena mengetahui tingkat kesulitannya. Mengingat pemilihannya berdasarkan seleksi, Ia sempat berpikir karena merupakan satu-satunya orang Indonesia, sudah pasti memiliki peluang yang rendah.

Terlebih tak jarang Ia mendengar bahwa setiap tahun yang terpilih adalah orang Amerika dan Amerika Latin. Untuk itu, jangankan bermimpi bisa berpidato saat kelulusan, untuk bisa diterima kuliah di HLS-pun Andhika tak pernah menyangka akhirnya berhasil Ia realisasikan. (Baca: Kisah Perjuangan Konstitusional Mahasiswa dari Tujuh Kampus)

“Sepuluh tahun yang lalu, saya bermimpi pun tidak berani untuk berkuliah di sini. Dulu saya pergi ke Jakarta untuk kost sendiri, bimbel 3 minggu berharap bisa diterima di UI. Siapa sangka, perjuangan mengantarkan saya tidak hanya kepada UI, tetapi juga ke Harvard,” kenangnya.

Lantas, apa yang spesial dari berkuliah di HLS sejauh pengalaman Andhika? Ia mengatakan, hal paling berharga yang didapatkannya adalah keluarga baru. Selain mahasiswanya, pengajar di Harvard Law School benar-benar menjunjung tinggi kualitas dengan latar belakang yang tidak biasa. Mulai dari mantan agen CIA sampai calon presiden, semuanya ada.

Bahkan berkat dosen favoritnya, Bruce Hartling Mann yang merupakan salah satu pengajar di HLS, Ia sempat bertamu ke kediaman Elizabeh Warren, Senator dari Negara Bagian Massachusetts sekaligus satu-satunya calon presiden Amerika dari Democratic Party yang juga merupakan mantan pengajar Harvard Law School. Sekedar informasi, Bruce Mann merupakan suami dari Elizabeth Warren.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua