Senin, 29 Juni 2020

Ideologi Final, Pancasila Tak Boleh Ditafsirkan Lain

Mengamalkan lima sila jauh lebih penting ketimbang menafsirkan Pancasila dalam sebuah RUU.
Rofiq Hidayat
Gedung MPR/DPR/DPD. Foto: RES

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Syarief Hasan menilai Pancasila berperan besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dan sebagai pedoman pandangan hidup rakyat Indonesia dalam bersikap, berperilaku dan bertindak. Karena itu, sebagai dasar dan ideologi negara, Pancasila sudah final.

“Itu sebabnya Pancasila tak perlu ditafsirkan lain dalam Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP),” ujar Syarief Hasan dalam keterangannya, Minggu (28/6/2020). (Baca Juga: Pemerintah Persilakan DPR Tentukan Sendiri Nasib RUU Haluan Ideologi Pancasila)  

Menurutnya, bila didalami, muatan Pancasila menjadi jati diri dan karakter bangsa Indonesia. Seperti sila Ketuhanan Yang Maha Esa yang bermakna, setiap diri rakyat Indonesia merupakan sosok yang beragama dan percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa.   Kendati agama dan kepercayaan berbeda, namun saling menghormati dan bersatu dalam kebhinnekaan.

“Karena Pancasila sudah final dan diterima seluruh rakyat Indonesia, implementasinya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang harus mendapat perhatian. Sudah saatnya kita fokus melakukan upaya-upaya dalam pengamalan Pancasila,” pintanya.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) AA La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan hingar-bingar polemik keberadaan RUU HIP menjadi sorotan banyak kalangan, tak terkecuali lembaga yang dipimpinnya. Baginya, lima sila dalam Pancasila sudah bersifat final. Karenanya, tak boleh lagi ada upaya memeras Pancasila dalam pemaknaan Trisila maupun Ekasila.

Sebab, sila-sila dalam Pancasila saling berkaitan dan berurutan satu dengan lainnya. Pancasila pun tak bertentangan dengan ajaran salah satu agama di Indonesia. “Justru komunisme dan kapitalisme ancaman sebenarnya bagi Pancasila,” kata dia.

Dalam sila pertama, menurutnya, mengharuskan warga Indonesia melaksanakan ajaran agama yang dianutnya. Dia yakin bila seluruh anak bangsa menjalankan ajaran agamanya,  dapat mencegah perbuatan tercela. Setidaknya, dengan mengamalkan sila pertama, rakyat yang hidup di Indonesia memiliki moral, akhlak dan adab, serta sikap yang baik dan luhur.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua