Jumat, 03 Juli 2020

5 Tips Sukses Jadi Kurator

Profesi di bidang hukum bukan hanya hakim, jaksa, pengacara, atau notaris. Ada pula yang namanya ‘kurator’.
CT-CAT

Profesi di bidang hukum bukan hanya hakim, jaksa, pengacara, atau notaris. Ada pula yang namanya ‘kurator’. Namun, bukan kurator di bidang seni, ya, melainkan kurator yang pekerjaannya lekat dengan kepailitan dan restrukturisasi utang. Nah, buat kamu yang tertarik jadi kurator, yuk, simak ringkasan tips sukses jadi kurator di Melek Hukum kali ini!

 

Jika ada pertanyaan, silakan kirim ke http://www.hukumonline.com/klinik, tapi sebelum kirim, silakan cek arsip jawaban dulu ya!

 

1. Mengikuti Pendidikan Khusus

Selengkapnya: 5 Jurus Jitu Agar Sukses Jadi Kurator Kepailitan - bit.ly/JadiKurator

 

2. Menguasai Ilmu Hukum Dasar

Selengkapnya: 5 Jurus Jitu Agar Sukses Jadi Kurator Kepailitan -  bit.ly/JadiKurator

 

3. Memahami Akuntansi Dasar

Selengkapnya: 5 Jurus Jitu Agar Sukses Jadi Kurator Kepailitan -  bit.ly/JadiKurator

 

4. Memiliki Communication Skill

Selengkapnya: 5 Jurus Jitu Agar Sukses Jadi Kurator Kepailitan - bit.ly/JadiKurator

 

5. Giat Belajar

Selengkapnya: 5 Jurus Jitu Agar Sukses Jadi Kurator Kepailitan - bit.ly/JadiKurator

 

Dasar Hukum:

Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (“UU 37/2004”) - bit.ly/UU37_2004

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua