Kamis, 09 Juli 2020

Melihat Lebih Dalam Track Record Profesi Hukum pada Transaksi IPO

Dapatkan informasi mendalam terkait pemeringkatan konsultan hukum pasar modal dan notaris terhadap transaksi IPO melalui laporan hasil riset Hukumonline.
CT-CAT

Baru-baru ini, Hukumonline telah merilis laporan hasil riset berjudul Peringkat Konsultan Hukum Pasar Modal dan Notaris pada Transaksi IPO 2019. Namun, berbeda dengan survei pasar modal yang berorientasi ekonomi, laporan ini didasarkan pada hasil riset terhadap dua profesi penunjang pasar modal di sektor hukum: konsultan hukum pasar modal dan notaris.

 

Selama satu tahun terakhir (2019), laporan ini memotret peran dan posisi keduanya saat menangani transaksi Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hukumonline menilai, keduanya memiliki peran yang tidak kalah penting dalam mendorong sektor pasar modal dan perekonomian Indonesia. Dalam transaksi IPO, konsultan hukum sendiri bertugas melakukan uji tuntas (legal audit) dan memberikan pendapat hukum (legal opinion) bagi calon emiten yang akan melakukan IPO. Sementara itu, notaris berperan membuat akta notaris yang disesuaikan syarat IPO.

 

General Manager Premium Content Hukumonline, Robert Sidauruk berharap, hasil riset dan survei yang telah berjalan di tahun kedua ini dapat berguna bagi profesi penunjang pasar modal di sektor hukum maupun para calon emiten yang ingin melakukan IPO.

 

“Hasil survei ini dapat menjadi acuan baik bagi profesi hukum penunjang pasar modal dalam mengembangkan layanannya juga untuk perusahaan sebagai calon emiten dalam melihat track record profesi hukum penunjang yang akan membantu mereka dalam transaksi IPO,” katanya.

 

Berdasarkan Capital Market Ranking 2019 ini, ada data menarik yang tercatat pada pemeringkatan konsultan hukum pasar modal dan notaris di transaksi IPO 2019 di BEI. Dalam pemeringkatan yang dilakukan Hukumonline untuk kedua kalinya itu, terlihat adanya pasang-surut ranking konsultan hukum pasar modal dan notaris yang menangani transaksi IPO tahun 2019 jika dibandingkan tahun 2018.

 

Berikut adalah beberapa keunggulan laporan hasil riset Hukumonline!

 

1. Disusun secara Sistematis

Laporan hasil riset Hukumonline disusun dalam bentuk pemeringkatan yang fokus pada konsultan hukum, notaris, dan sektor emiten. Ketiganya lantas disusun dalam tiga bab berbeda dan dibahas secara komprehensif

 

Terkait konsultan hukum, pemeringkatan didasarkan pada jumlah transaksi, nilai emisi, dan persentase fee kantor-kantor hukum di Indonesia sepanjang tahun 2019. Di bab yang sama, Anda juga dapat mengetahui rentang waktu terpendek hingga terpanjang antara tanggal efektif dan tanggal pencatatan transaksi IPO; serta konsultan hukum atau advokat perseorangan mana saja yang terlibat dalam IPO berdasarkan jumlah transaksi.  

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua