Rabu, 22 July 2020

Amerika Serikat Tempati Urutan Kedua Terbanyak Pembaca Jurnal Hukum Indonesia

“Kami pun baru tahu jangkauan jurnal hukum kita cukup banyak diakses dari luar negeri. Portal yang dibuat Hukumonline ini sangat memudahkan mereka yang meneliti hukum Indonesia,” kata Arie Afriansyah, Ketua Asosiasi Pengelola Jurnal Hukum Indonesia (APJHI). Bagi Arie, portal Jurnal Hukum ibarat ‘google’ khusus jurnal hukum Indonesia.

(Baca juga: Teken Kerja Sama dengan APJHI, Hukumonline Segera Luncurkan Database Jurnal Hukum).

“Tidak perlu repot lagi mencari satu per satu ke portal tiap jurnal, cukup dengan bantuan search engine dari Hukumonline. Menurut saya sangat menguntungkan,” Arie menambahkan. Ia menyebut Jurnal Hukum adalah satu-satunya portal agregator untuk jurnal-jurnal hukum di Indonesia hingga saat ini.

Jurnal Hukum adalah open-access database yang berisi jurnal, artikel ilmiah, serta publikasi hukum se-Indonesia. Semua bisa diakses gratis melalui tautan http://jurnal.hukumonline.com/. Maryam mengatakan harapan Hukumonline untuk mempermudah akses jurnal, artikel ilmiah, dan publikasi hukum yang kredibel. Terutama dalam meningkatkan budaya riset dan penelitian hukum di Indonesia. “Kami melihat dunia riset dan pendidikan hukum Indonesia perlu didukung dengan one stop legal platform. Kali ini menyajikan hasil riset ilmiah,” kata Maryam.

Koleksi artikel dan jurnal yang terdapat dalam Jurnal Hukum saat ini adalah karya ilmiah yang sudah terindeks pada Crossref dan DOAJ.

Menurut Maryam, minat atas hasil riset hukum tidak hanya datang dari kalangan akademisi dan peneliti hukum. Berbagai firma hukum atau tim hukum di perusahaan juga kerap membutuhkan rujukan informasi dari hasil riset hukum terbaru. Kehadiran portal ini menjadi jembatan untuk mempermudah akses antara penawaran dan permintaan tersebut.

“Tiap kunjungan lewat Hukumonline masuk dalam hitungan kunjungan portal jurnal tersebut. Ditambah lagi kami rutin mempromosikan judul-judul jurnal yang relevan dengan isu hangat di masyarakat,” Maryam menjelaskan manfaat lain Jurnal Hukum bagi para penyedia konten jurnal.

Pola ini diakui Arie saling menguntungkan. Para pengelola jurnal hukum terbantu untuk memperoleh pengunjung. Apalagi jumlah kunjungan itu menjadi syarat penilaian akreditasi jurnal oleh Kementerian Riset dan Teknologi.  “Ini juga memacu jurnal yang sudah terakreditasi agar tidak berpuas diri. Sistem di portal ini memungkinkan akses terintegrasi, pembaca akan memilih hasil paling relevan lewat search engine,” katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua