Rabu, 22 Juli 2020

Amerika Serikat Tempati Urutan Kedua Terbanyak Pembaca Jurnal Hukum Indonesia

Artinya, jurnal yang sudah terakreditasi belum tentu menjadi yang paling banyak dikunjungi. “Jadi kalau merasa sudah terakreditasi dan terkenal, lalu apa sebabnya nggak ada di top 20? Kompetisi meningkat. Ternyata yang dicari tetap kontennya, bukan akreditasinya,” Arie menambahkan.

Hingga saat ini ada 151 jurnal hukum yang terhimpun dalam Jurnal Hukum. Sebanyak 10.726 artikel jurnal dari 10.721 penulis bisa diakses mudah dan gratis. Inovasi ini masih akan terus dikembangkan Hukumonline. Maryam tidak menutup kemungkinan Jurnal Hukum dikembangkan sebagai portal indeks jurnal yang menerapkan standar ilmiah khusus. “Secara realistis kami akan jalani kolaborasi saat ini dulu sambil mempersiapkan diri menjadi Indeks jurnal yang memenuhi standar nasional bahkan internasional,” ujar Maryam.

Konten jurnal yang ada dalam Jurnal Hukum memang tidak hanya berbahasa Indonesia. Ada juga jurnal hukum di Indonesia yang berbahasa Inggris dan Arab.

Kolaborasi konten diperoleh Hukumonline lewat jurnal hukum yang bergabung dalam APJHI. Namun tidak menutup kemungkinan kerja sama dengan jurnal-jurnal hukum yang belum bergabung dalam APJHI.

Arie mengapresiasi kehadiran portal Jurnal Hukum. Laporan tahunan perdana kali ini membantu anggota APJHI dalam mengembangkan jurnal hukum Indonesia. “Saya harap fiturnya terus dikembangkan untuk memudahkan peneliti. Saat ini rujukan ke karya jurnal jauh lebih diutamakan dibandingkan buku literatur,” ujar Arie. Para ilmuwan didorong mengembangkan ilmu pengetahuan dengan merujuk hasil riset terbaru. Sumber seperti itu bisa didapatkan dalam artikel jurnal.

Hal lain yang diharapkan Arie adalah semakin dikenalnya jurnal hukum di Indonesia oleh kalangan peneliti dan akademisi internasional. “Peneliti asing yang ingin menulis tentang Indonesia lebih suka merujuk riset karya orang Indonesia daripada sesama orang asing. Ternyata tidak harus jurnal terindeks Scopus juga,” Arie menjelaskan.

Fakta bahwa akses dari Amerika Serikat dan beberapa negara lain cukup banyak perlu dilihat sebagai peluang. Arie berharap Hukumonline bisa membantu pula menerjemahkan abstrak jurnal berbahasa Indonesia ke bahasa Inggris. Cara itu bisa mengoptimalkan pembaca internasional menemukan konten jurnal yang tepat. Tentu saja akses internasional yang meningkat ikut mengangkat reputasi hasil riset dan para ilmuwan hukum Indonesia.

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua