Jumat, 24 July 2020

Alasan MK Hentikan Sementara Persidangan Mulai 27 Juli

Seluruh ruangan, sarana dan prasarana kerja gedung MK akan disterilisasi melalui penyemprotan disinfektan termasuk pengecekan kesehatan para hakim konstitusi dan pegawai MK secara berkala.
Aida Mardatillah
Gedung MK. Foto: RES

Mahkamah Konstitusi (MK) menghentikan sementara proses persidangan pengujian undang-undang mulai Senin 27 Juli 2020 hingga waktu yang belum ditentukan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Penghentian sementara sidang ini merupakan kali kedua.

Sebelumnya, MK pernah menunda semua proses persidangan mulai 17 Maret 2020 lalu, setelah pemerintah menetapkan pandemi Covid-19 sebagai darurat kesehatan dan bencana nonalam nasional. kemudian MK kembali menggelar sidang pada 28 April saat menyidangkan uji materi Perppu Penanganan Covid-19 yang diajukan Amien Rais dkk.

“Mulai Senin 27 Juli 2020, jadwal persidangan ditunda atau sementara waktu ditiadakan sampai pemberitahuan lebih lanjut,” kata Juru Bicara MK, Fajar Laksono Suroso saat dikonfirmasi Hukumonline, Kamis (23/7/2020) malam.

Ia mengatakan masyarakat yang hendak mengajukan perkara konstitusi dapat menyampaikan secara online melalui laman www.simpel.mkri.id. Alasan penghentian sementara proses persidangan karena seluruh ruangan, sarana dan prasarana kerja gedung MK akan disterilisasi melalui penyemprotan disinfektan.       

“Setiap sudut gedung MK akan disemprot disinfektan. Intinya, MK akan melakukan pengecekan terkait kesehatan dan protokol kesehatan di seluruh Gedung M, baik di ruang sidang dan ruang kerja untuk memastikan gedung MK terjaga (steril, red) guna mencegah penyebaran Covid-19,” kata Fajar.

Secara berkala, kata Fajar, akan dilakukan pengecekan kesehatan para hakim konstitusi dan pegawai MK. "Ditundanya sidang untuk pengecekan kesehatan berkala seluruh hakim konstitusi dan pegawai MK, serta evaluasi penegakan protokol kesehatan Covid-19 di MK," tegasnya.

Fajar menambahkan evaluasi protokol kesehatan perlu dilakukan lantaran beberapa pegawai institusi/lembaga yang gedungnya berdekatan dengan MK positif terjangkit virus corona. Seperti diketahui, gedung yang bersebelahan dengan MK adalah RRI. RRI telah menyatakan 3 karyawannya positif corona, sehingga gedung RRI terpaksa lockdown hingga 14 hari ke depan.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua