Berita

Tindak Lanjut Penangkapan Djoko Tjandra Harus Disertai Proses Transparan

Menjadi momentum untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap upaya penegakan hukum di Indonesia.
Oleh:
Moch. Dani Pratama Huzaini
Bacaan 2 Menit
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Foto: RES
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Foto: RES

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menekankan bahwa penangkapan Djoko Tjandra, harus diikuti dengan proses peradilan yang transparan. Hal ini menyusul maraknya dugaan di masyarkat mengenai keseriusan aparat penegak hukum dalam menangani kasus buronnya terpidana kasus cessie Bank Bali tersebut.

“Keberhasilan penangkapan ini harus diikuti dengan proses peradilan yang transparan hingga bisa menguak kasus tersebut secara terang benderang," ujar Yasonna dalam keterangannya, Jumat (31/7).

Yasonna berharap tertangkapnya Djoko Tjandra dapat menjadi momentum untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap upaya penegakan hukum di Indonesia. Dia menilai penangkapan Djoko Tjandra setidaknya dapat mengakhiri rumor atau teka-teki tentang keberadaan buron 11 tahun tersebut. Menurutnya, hal ini sekaligus menjadi bukti sikap pemerintah yang tegas dalam menangani sejumlah kasus hukum.

“Negara tidak bisa dipermainkan oleh siapa pun yang mencoba-coba bersiasat mengangkangi hukum di negara ini. Sebelumnya masyarakat menuding Kepolisian tidak serius mencari tahu dan menangkap Djoko Tjandra. Kini semua bisa melihat bahwa tudingan itu tidak benar,” tegas Yasonna.

Djoko Tjandra ditangkap di Malaysia berkat keberhasilan Polri membangun kerjasama dengan Kepolisian Diraja Malaysia. Kerja sama model "police to police" dilakukan setelah Djoko Tjandra terdeteksi berada di Negeri Jiran tersebut.

Yasonna menyebut Djoko Tjandra yang seakan dengan muda keluar-masuk Indonesia kendati berstatus buronan harus menjadi pelajaran bagi setiap lembaga penegak hukum di tanah air. (Baca: Penangkapan Djoko Tjandra dan Penetapan Pengacara Sebagai Tersangka)

Yasonna mengapresiasi langkah cepat Kapolri yang telah mengusut keterlibatan petingginya dala mengeluarkan surat jalan untuk memuluskan langkah Djoko Tjandra. Menurut Yasonna, langkah cepat Kapolri ini bisa menjadi contoh bagi lembaga penegak hukum lainnya.

Berita Terkait