Kamis, 06 Agustus 2020

Dapat Opini WTP dari BPK, OJK Diminta Intensifkan Peran Audit Internal

BPK mengingatkan Opini WTP yang diraih untuk tahun 2019 dapat saja berubah di tahun mendatang, melihat kompleksitas masalah selama tahun 2020.
Fitri Novia Heriani
Gedung Otoritas Jasa Keuangan di Jakarta. Foto: RES

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pegecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan OJK tahun 2019. Meski mendapat opini WTP, BPK meminta OJK untuk mengintensifkan peran audit internal.

Anggota II BPK Pius Lustrilanang mengatakan sampai dengan Semester II Tahun 2019, OJK telah selesai menindaklanjuti 70,41% rekomendasi BPK selama periode pemeriksaan 2014-2019. Ia berharap OJK dapat segera menyelesaikan tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK.

"Kami mengharapkan Ketua Dewan Komisioner OJK dapat segera menyelesaikan tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK yang masih dalam proses tindak lanjut, khususnya rekomendasi hasil pemeriksaan BPK yang sudah cukup lama," ujarnya, Kamis (6/8).

Pius mengatakan terkait dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LK Tahun 2019 yang diperoleh OJK, opini tersebut dapat saja berubah. Menurutnya, untuk mempertahankan opini tersebut, OJK harus mengintensifkan peran auditor internal, dalam hal ini Deputi Komisioner Audit Internal, Manajemen Risiko, dan Pengendalian Kualitas (ARK).

"Opini WTP yang diraih untuk tahun 2019 dapat saja berubah di tahun mendatang, melihat kompleksitas masalah selama tahun 2020 ini. Untuk itu OJK perlu mengintensifkan peran audit internal, dalam hal iniDeputi Komisioner ARK, untuk menangani akuntabilitas tata kelola pertanggungjawaban keuangan negara," jelasnya. 

Sementara itu Ketua Dewan Komisionar OJK Wimboh Santoso mengatakan temuan dan masukan yang diberikan oleh BPK akan sangat berguna bagi OJK dalam upaya untuk meningkatkan tata kelola, menyempurnakan proses bisnis, dan terus menjaga pengendalian internal yang efektif. (Baca: Awas, Sesat Pikir tentang Wajar Tanpa Pengecualian)

Menurut Wimboh, hal itu diperlukan untuk meningkatkan upaya perbaikan yang telah dilakukan pada seluruh aspek organisasi agar menjadi semakin berkualitas, efektif, efisien dan lebih matang sejalan bertambahnya usia OJK.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua