Jumat, 07 Agustus 2020

5 Hal Penting Seputar Data Pribadi

Negara hadir melalui berbagai ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang perlindungan data pribadi. Apa saja ketentuan itu?
CT-CAT

Setiap orang pada dasarnya berhak memperoleh perlindungan atas data pribadi yang erat kaitannya dengan kehidupan privasi atau personal yang perlu dirahasiakan. Atas pentingnya perlindungan data pribadi tersebut, negara hadir melalui berbagai ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang perlindungan data pribadi. Apa saja ketentuan itu? Yuk, simak ringkasannya dalam Melek Hukum kali ini!

 

Jika ada pertanyaan, silakan kirim ke http://www.hukumonline.com/klinik, tapi sebelum kirim, silakan cek arsip jawaban dulu, ya!

 

1. Hak atas Perlindungan Data Pribadi

Selengkapnya: Perlindungan Hukum atas Privasi dan Data Pribadi Masyarakat - bit.ly/PerlindunganDataPribadi

 

2. Elemen Data Pribadi yang Harus Dilindungi

Selengkapnya: Perlindungan Hukum atas Privasi dan Data Pribadi Masyarakat -  bit.ly/PerlindunganDataPribadi

 

3. Data Pribadi Bisa Dibuka Jika…

Selengkapnya: Perlindungan Hukum atas Privasi dan Data Pribadi Masyarakat - bit.ly/PerlindunganDataPribadi

 

4. Penyelesaian Sengketa Data Pribadi

Selengkapnya: Penyelesaian Sengketa Data Pribadi - bit.ly/SengketaDataPribadi

 

5. Sanksi Pidana dan Administratif

Selengkapnya: Perlindungan Hukum atas Privasi dan Data Pribadi Masyarakat - bit.ly/PerlindunganDataPribadi

 

Dasar Hukum:


  1. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan (“UU Adminduk”) - bit.ly/UUAdminduk, sebagaimana yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan (“UU 24/2013”) – bit.ly/UU24-2013 

  2. Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 20 Tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi dalam Sistem Elektronik (“Permenkominfo 20/2016”) - bit.ly/Permenkominfo20-2016

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua