Senin, 14 September 2020

Penyidik KPK Meninggal Setelah Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

​​​​​​​Almarhum Kompol Pandu Hendra Sasmita pernah menangani berbagai perkara korupsi seperti DPRD Sumut dan Lampung Utara.
Aji Prasetyo
Gedung KPK. Foto: RES

Kabar duka datang dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Salah satu penyidik terbaiknya yaitu Pandu Hendra Sasmita meninggal dunia karena sakit. Sebelumnya Pandu diketahui sempat terpapar Coronavirus Disease 2019 (Covid 19) beberapa waktu lalu, namun ia dinyatakan sembuh dan terbebas dari virus tersebut.

Belum diketahui apa sebenarnya sakit yang diderita Pandu. “KPK berduka sedalam dalamnya atas wafatnya salah satu penyidik terbaiknya Minggu, 13 September 2020 jam 15.03 wib atasnama Kompol Pandu Hendra Sasmita, SIK yang wafat akibat sakit. Sebelumnya Almarhum sempat di rawat di RS Polri karena terpapar covid 19 namun sudah dinyatakan non Covid 19,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Minggu (13/9).

Informasi yang diperoleh Hukumonline, Pandu merupakan salah satu penyidik yang berasal dari institusi Kepolisian yang sempat bertugas di Bareskrim Polri. Ia adalah alumni Akademi Kepolisian Angkatan 2006. Jauh sebelumnya ia pernah bertugas di Polres Tebing Tinggi, Sumatera Utara sebagai Kasat Narkoba. Namanya saat menjabat posisi tersebut juga tertera di Putusan PN TEBING TINGGI Nomor 220/Pid.B/2013/PN.TTDseperti dilansir dari laman resmi MA.

Kemudian beberapa perkara yang pernah ditanganinya yaitu perkara dugaan korupsi Lampung Utara, DPRD Sumatera Utara serta kasus dugaan rasuah yang berkaitan dengan perusahaan BUMN. Pandu sendiri bertugas di KPK setelah mengikuti proses seleksi yang diadakan pada 2018 lalu bersama dengan 154 anggota kepolisian lainnya.

“Semoga seluruh amal baiknya diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” kata Ali Fikri. (Baca: Novel Baswedan dan Para Penegak Hukum yang Terpapar Covid-19)

Ali juga menyampaikan informasi terkait perkembangan hasil swab di lingkungan KPK dengan konfirmasi positif sebanyak 69 orang, sembuh 31 orang dan yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 38 orang. Selain itu pihaknya juga masih menunggu hasil test swab terhadap pegawai dan pihak terkait di lingkungan KPK yang telah dilakukan sejak Senin sampai Jumat , 7 s.d 11 September 2020 dengan jumlah peserta 1.901 orang.

“Dalam rangka untuk terus berupaya menghentikan penyebaran virus Covid 19, hari ini Minggu (13/9/2020) KPK kembali melakukan penyemprotan disinfektan di 3 area lokasi yaitu Gedung KPK Kuningan C1,Gedung KPK Merah Putih K4 dan Rutan Guntur Pomdam Jaya,” kata Ali.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua