Sabtu, 19 September 2020

Pentingnya Memahami Teknik Wawancara Klien Bagi Advokat

Advokat diingatkan untuk tidak mempertaruhkan reputasi sebagai advokat hanya karena mempertahankan klien yang tidak reasonable.
Fitri Novia Heriani
Kelas Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Online yang diadakan oleh Hukumonline, Kamis (17/9).

Apa yang terbenak di pikiran anda ketika mendengar gelar Sarjana Hukum? Ya, selain hakim dan jaksa, advokat adalah profesi yang paling identik dengan gelar Sarjana Hukum. Advokat memiliki daya pikat tersendiri di kalangan mahasiswa fakultas hukum. Maka tak heran jika kebanyakan mahasiswa fakultas hukum bercita-cita ingin menjadi advokat setelah menyelesaikan studi di universitas.

Jika memilih menjadi advokat, anda dituntut menguasai ilmu-ilmu hukum, terutama hukum yang berlaku di Indonesia. Tapi, untuk menjadi advokat yang mumpuni, penguasaan ilmu hukum saja tak cukup. Seorang advokat wajib mendalami ilmu marketing, utamanya adalah teknik wawancara klien atau calon klien.

Hal tersebut disampaikan oleh advokat Ratih Nawangsari saat mengisi kelas Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Online yang diadakan oleh Hukumonline, Kamis (17/9).

“Teknik wawancara klien itu penting. Kenapa penting? Menurut saya semata-mata karena adanya persaingan dari praktisi hukum dalam menawarkan jasa kepada calon klien,” kata perempuan yang biasa disapa Ipop ini. (Baca: Ini Beragam Keuntungan Menjadi Peserta PKPA Hukumonline)

Menurut Ratih, seorang advokat harus memiliki kemampuan memasarkan jasa kepada calon klien. Kemampuan tersebut dapat menjadi pembeda sekaligus kekuatan dan kelebihan advokat untuk menarik calon klien. Kemampuan ini juga berpengaruh besar terhadap proses pengambilan keputusan olehh calon klien.

Dalam menjalankan profesinya sebagai advokat, Ipop mengaku bahwa dirinya tidak mutlak menggunakan teori marketing saat bertemu klien atau calon klien. Kemampuan seorang advokat saat melakukan wawancara bersama klien sangat fleksibel, tergantung pada konteks dan situasi.

Namun demikian, ada resep-resep wajib yang tidak bisa ditinggalkan saat menawarkan jasa kepada klien. Resep-resep ini mutlak dilakukan sebagai amunisi untuk menjual wacana dalam situasi dan keadaan apapun. Apa saja?

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua