Selasa, 22 September 2020

M. Husseyn Umar, Lawyer Plus Penyair Ini Tutup Usia

Pemakaman dilangsungkan hari ini, Selasa (22/9/2020) setelah dzuhur, di Taman Pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta Pusat.
Agus Sahbani
Foto: Istimewa

Ketua Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) M. Husseyn Umar meninggal dunia pada Senin (21/9/2020) sekitar pukul 22.33 WIB di RS Pelni. Kini, jenazah advokat senior ini disemayamkan di rumah duka di Komplek Deplu Duta, Kav 301, Duta VII, Cipadu Jaya, Kec. Larangan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15155.

Sebelumnya, di hari sama, Senin (21/9/2020) sekitar pukul 00.07 WIB, putri Husseyn Umar, Zizi Fauzia Amalia pun meninggal dunia yang dikemudian dikebumikan di Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

“Iya benar Pak Husseyn Umar meninggal, ini saya juga mau mengantarkan ke tempat pemakaman,” ujar Sekjen BANI Dr. N. Krisnawenda, saat dikonfirmasi, Selasa (22/9/2020). (Baca Juga: M. Husseyn Umar: Lawyer plus Penyair)

Meninggalnya Husseyn Umar karena sakit yang diderita dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya selama pandemi Covid-19, dirinya sering berkomunikasi dengan Husseyn Umar, padahal belakangan diketahui bahwa dia sedang sakit di rumahnya.    

“Sakitnya karena beliau sudah sepuh. Akhir-akhir ini, kabarnya memang hemoglobin rendah, cepat turun (kekurangan darah, red). Saya juga baru tahu kalau Pak Umar sakit (keras) saat melayat putrinya meninggal (Zizi Fauzia Amalia),” kata Krisnawenda.            

Dia dan seluruh pegawai BANI merasa sangat kehilangan atas meninggal Husseyn Umar. Sebab, almarhum adalah sosok yang baik, sabar, sekaligus guru bagi semua pegawai BANI.

Melalui suratnya, Keluarga Besar Badan Arbitrase Nasional Indonesia menyampaikan turut berduka yang mendalam atas kepergian Husseyn Umar yang meninggal di usia ke-89 tahun. Dan juga putrinya, Zizi Fauzia Amalia yang meninggal dunia pada Senin (21/9/2020) pukul 00.07 WIB.

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua