Rabu, 23 September 2020

Bukalapak dan Justika Luncurkan Fitur Konsultasi Hukum Digital

Melalui inovasi TanyaHukum diharapkan persepsi masyarakat berubah dan ke depannya semakin berdaya dalam menghadapi masalah hukumnya.
Aida Mardatillah
Ilustrasi TanyaHukum. Hol

Dalam rangka membantu memberikan layanan hukum yang mudah dan terjangkau, Bukalapak bekerja sama dengan Justika, marketplace layanan jasa hukum ternama di Indonesia, dalam menghadirkan program TanyaHukum. TanyaHukum merupakan sebuah fitur konsultasi hukum digital di aplikasi Bukalapak.

Pengguna TanyaHukum bisa berkonsultasi dan mendapatkan berbagai layanan hukum, dari mulai konsultasi, pembuatan dokumen, hingga pendampingan hukum dari puluhan advokat berpengalaman secara terjangkau dan mudah via telepon, chat, dan tatap muka.

“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi dalam seluruh produk dan layanan kami, dengan harapan agar platform Bukalapak bisa dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk mendapatkan solusi atas berbagai kebutuhan mereka,” ujar Director of Payment, Fintech, and Virtual Products Bukalapak, Victor Lesmana, Rabu (23/9/2020).

Dia menerangkan TanyaHukum adalah salah satu bentuk perwujudan dari komitmen tersebut yang juga diharapkan dapat membantu masyarakat mengatasi kendala yang dialami ketika membutuhkan bantuan hukum. Menurut studi yang dilakukan oleh The Hague Institute for Innovation of Law (HiiL), 71 persen masyarakat Indonesia yang mengalami masalah hukum memilih untuk tidak melakukan apa-apa.

“Hal ini diikuti oleh ketimpangan ketersediaan layanan hukum di Indonesia dengan melihat perbandingan jumlah masyarakat dengan pengacara yaitu 1:4.325,” ujarnya.

Wakil Sekretaris Jenderal Perhimpunan Advokat Indonesia, Rivai Kusumanegara, mengungkapkan penggunaan teknologi untuk mempermudah akses dan pelayanan sudah digunakan berbagai pihak, Mahkamah Agung, profesi dokter, psikolog dan sebagainya. Keberadaan inovasi platform daring seperti TanyaHukum dapat memperluas peran hukum dalam kehidupan masyarakat dan pada gilirannya akan meningkatkan budaya hukum bangsa.

“Masih banyak masyarakat melihat pelayanan hukum itu rumit, eksklusif, dan sulit dijangkau karena banyak advokat berkumpul di kota-kota besar. Dengan inovasi ini diharapkan persepsi masyarakat berubah dan ke depannya semakin berdaya dalam menghadapi masalah hukumnya,” katanya. (Baca Juga: Kemenkop UKM Gandeng Hukumonline Beri Konsultasi Gratis UMKM Terdampak Covid-19)

Halaman Selanjutnya
Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua